Kaluna 'Home Sweet Loan' Merambah ke Panggung Musikal
Home Sweet Loan The Musical siap digelar oleh Visinema bersama Indonesia Kaya dan kolaborasi dengan Jakarta Art House pada 30 September sampai 18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, TIM. Gak tanggung-tanggung selama dua pekan penyelenggaraan, pentasnya ada 23 kali show. Wah!
Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel, cerita kalau awal kolaborasi terbentuk bermula dari pertunjukan mini 'Aku Kaluna' yang digelar di Galeri Indonesia Kaya tahun lalu.
"Saat itu, kami mencari karya sastra yang bisa dipanggungkan. Kami merasa kisah Almira fenomenal sekali, Kaluna yang menguatkan tulang punggung di luar sana, bisa dibawa ke bentuk dengan konsep monolog dan ansamble number, yang perjalanannya dikembangkan lagi sekarang jadi pertunjukan musikal," katanya saat jumpa pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
Cerita Home Sweet Loan yang relate banget sama generasi sandwich dan Gen Z yang ada di Indonesia pun dianggap punya keterlibatan emosi yang dalam.
Jumpa Pers Home Sweet Loan The Musical digelar di Galeri Indonesia Kaya, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). Foto: Dok.Indonesia Kaya/ Image Dynamics |
"Home Sweet Loan jadi bukti nyata kalau satu karya IP yang kuat butuh kolaborasi dari berbagai pihak, bukan yang pertama memanggungkan karya sastra ke film. Kolaborasi dengan Jakarta Art House jadi satu bukti hadir untuk menghidupi ekosistem seni pertunjukan Indonesia," ucap Billy.
Home Sweet Loan The Musical mengajak penonton kembali merefleksikan dinamika keluarga, tekanan kehidupan urban, serta perjuangan menemukan ruang bagi diri sendiri di tengah besarnya tanggung jawab terhadap orang-orang yang dicintai.
Kaluna pun bukan sekadar karakter. Tapi ia menjadi representasi perempuan urban yang memimpikan punya rumah sendiri di tengah himpitan konflik keluarga dan pekerjaan.
"Kali ini, Jakarta Art House mau bawa ke medium yang baru. Ekspektasinya akan membuat musikal ini lebih beliavable lagi, bisa menyampaikan pesannya sendiri," timpal produser Visinema, Christian Imanuell.
Menurutnya, musikal ini sebenarnya punya premis sederhana. "Kita ingin kesederhanaan dirayakan bersama dan semoga tersampaikan ke hati penontonnya," sambungnya.
Home Sweet Loan The Musical disutradarai oleh Dinda Lisa Reideka, dengan naskah musikal yang ditulis oleh Widya Arifianti bersama Yemima Krisantina. Melalui adaptasi ini, kisah ini dikembangkan ke dalam struktur pertunjukan musikal tanpa kehilangan kedekatan emosi yang menjadi kekuatan kisahnya.
Jika di versi film, Yunita Siregar sukses menjadi Kaluna, di pemanggungan kali ini beda banget. Home Sweet Loan The Musical menghadirkan Kalya Islamadina dan Chintana Jo sebagai dua pemeran Kaluna. Kehadiran dua pemain ini merepresentasikan bahwa Kaluna bukan hanya milik satu wajah, melainkan banyak cara dalam menyimpan lelah.
Pentasnya dibintangi oleh 11 pemeran lainnya, 24 pemeran ensemble, dan 50 insan kreatif. Dari sisi artistik, koreografi garapan El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati merepresentasikan ritme kehidupan Jakarta serta tekanan kehidupan urban yang dihadapi para tokohnya. Yandi Brownsu sebagai vocal director membimbing para pemain dan tata musik di bawah arahan Ivan Tangkulung yang mengembangkan aransemen dan struktur musikal yang menyatukan lima lagu orisinal karya Idgitaf yang dibawakan secara live orkestra.
Idgitar yang bertindak sebagai komposer pun membuat lima buah lagu khusus untuk panggung musikal ini. Bagaimana cerita Idgitaf buat lagunya? Simak artikel berikutnya ya, detikers.

