Megah! Pagelaran Sabang Merauke 2026 Jadi Broadway Seni Budaya Indonesia
Acara yang melibatkan total 1.700 seniman ini dirancang untuk mengangkat narasi kepahlawanan perempuan Indonesia melalui kolaborasi antara musik orkestra, instrumen tradisional, tari, dan teater di atas satu panggung.
Produksi ini tidak hanya menonjolkan aspek visual namun juga eksplorasi musikal yang sangat detail dengan melibatkan komposer Elwin Hendrijanto dan konduktor Avip Priatna. Kualitas produksi yang tinggi dan konsep teatrikal yang sinematik membuat pagelaran ini digadang-gadang sebagai standar baru pertunjukan seni budaya yang mampu bersaing di level global.
"Kami melihat bahwa ini akan jadi sesuatu yang kalau kami pengin ini bakal bisa dong jadi nantinya akan jadi kayak semacam kayak Broadway-nya Indonesia," kata Piyu Padi Reborn saat ditemui di sela sesi latihan musik di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).
Piyu menilai Indonesia punya modal besar untuk memiliki panggung pertunjukan sekelas Broadway karena kekayaan cerita rakyatnya yang tidak terbatas. Melalui Pagelaran Sabang Merauke, elemen-elemen budaya tersebut dikemas ulang menjadi tontonan yang relevan bagi generasi masa kini sekaligus menjadi simbol kebanggaan nasional.
"Doa kami semua supaya ini bisa jadi artefak atau jadi monumen buat kebangsaan kita," ucap Piyu.
Selain sebagai sarana hiburan, pagelaran ini juga berfungsi sebagai platform edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal identitas Nusantara.
Keterlibatan musisi lintas genre, seperti band rock Padi Reborn, Raisa, hingga Yura Yunita, menunjukkan musik tradisional dapat dileburkan secara harmonis dengan gaya musik populer tanpa kehilangan jiwanya.
"Kita bahkan bisa lebih dari yang lain yang ada di luar karena kita punya keragaman cerita dan budaya," ucap Piyu.
Eksplorasi musik dalam "Hikayat Srikandi Nusantara" memang memberikan tantangan tersendiri bagi para pengisi acara, termasuk bagi Padi Reborn yang harus menyesuaikan petikan gitar mereka dengan iringan musik etnik. Drummer Padi Reborn, Yoyo, menyebut proses sinkronisasi ini merupakan bagian tersulit sekaligus paling menarik dalam persiapan konser.
"Tantangannya adalah bagaimana kita mempertahankan karakter musik Padi sendiri dengan musik-musik tradisional, paduan suara, dan orkestra, hingga menjadi sebuah pertunjukan yang kolosal," jelas Yoyo.
Pertunjukan ini akan membawa penonton menyelami kisah tokoh-tokoh ikonik seperti Srikandi yang diperankan oleh Raisa dan Mahadewi yang dibawah Yura Yunita.
Pagelaran Sabang Merauke akan diselenggarakan pada 21-23 Agustus 2026. Pertunjukan ini mengambil tempat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Pusat.
