Sundanis Gandeng Chisato Ozawa, Musik Sunda Makin Mendunia
Kolaborasi tersebut terjadi setelah Sundanis tampil di kawasan Shinjuku. Momen itu menjadi salah satu pengalaman spesial dalam perjalanan karier mereka di Negeri Sakura.
Selain manggung, Sundanis juga memanfaatkan kunjungan kali ini untuk menggarap video musik bagi single terbaru mereka sebagai bagian dari upaya memperkuat eksistensi di pasar Jepang.
Kehadiran Sundanis di Jepang bukanlah hal baru. Selama kurang lebih lima tahun terakhir, mereka telah menjalin hubungan dengan para penikmat musik di negara tersebut.
Perjalanan itu bermula ketika seorang penggemar asal Jepang datang langsung ke Bandung untuk menyaksikan penampilan mereka. Dari pertemuan itu, Sundanis mengetahui bahwa musik mereka dikenal melalui komunitas DJ di Tokyo yang aktif mengeksplorasi musik Asia.
Melalui jaringan tersebut, Sundanis kemudian diperkenalkan kepada seorang event organizer di Tokyo. Kesempatan besar datang pada awal 2023 ketika mereka mendapat undangan tampil di sebuah acara di Tokyo.
Penampilan perdana itu mendapat respons positif. Hanya beberapa bulan kemudian, Sundanis kembali diundang untuk tampil di berbagai acara di Tokyo dan Kofu, Prefektur Yamanashi.
Memasuki 2026, intensitas penampilan mereka di Jepang semakin meningkat. Dalam waktu dekat, Sundanis dijadwalkan tampil di YUMEMURA DAYO pada 18 Juli 2026.
Tak hanya aktif manggung, Sundanis juga menghasilkan sejumlah karya kolaborasi bersama musisi Jepang. Beberapa di antaranya adalah Sunrise, Mending Jomblo, dan Hareudang.
Kolaborasi lintas negara tersebut menunjukkan bahwa musik dan budaya Sunda yang mereka usung mampu diterima oleh pendengar internasional, khususnya di Jepang.
Meski basis penggemar mereka masih terus berkembang, Sundanis optimistis peluang mereka di Jepang akan semakin besar ke depannya.
"Fansbase Jepang sudah mulai terbentuk walau masih belum cukup besar. Semoga karier Sundanis di sana bisa terus berkembang dan sukses," ungkap mereka. Setelah Jepang, Sundanis juga dijadwalkan menjalani tur ke Taiwan dan Korea pada Agustus hingga September 2026.
(dar/dar)











































