Dari Lego Playmaster hingga Supergirl, 2026 Tahun Terbesar Karier Jason Momoa!
Dengan sederet film besar yang siap rilis pada 2026 serta kesuksesan global lewat A Minecraft Movie (2025), ia merasa tahun ini menjadi salah satu masa paling produktif bagi dirinya.
"Ini mungkin menjadi tahun terbesar sepanjang karier saya," ujar aktor berusia 46 tahun tersebut.
Nama Jason Momoa yang melejit lewat serial fantasi populer Game of Thrones (2011-2019) kini tengah menikmati berbagai peran yang sangat bervariasi.
Salah satu yang paling dinantikannya adalah perannya sebagai Lobo, pemburu hadiah antargalaksi dalam film pahlawan super Supergirl yang dijadwalkan tayang pada 24 Juni.
Momoa menyebut kesempatan ini sebagai "impian masa kecil yang menjadi kenyataan."
Selain Supergirl, jadwal layar lebar Momoa tahun ini terbilang sangat padat. Ia juga akan membintangi adaptasi film Street Fighter yang akan rilis pada 15 Oktober, serta bagian penutup dari trilogi fiksi ilmiah populer, Dune: Part Three, yang dijadwalkan tayang pada 17 Desember.
Tidak hanya film aksi, Momoa juga berkolaborasi dengan sutradara favoritnya, Julian Schnabel, dalam film thriller kriminal In The Hand Of Dante yang akan tayang perdana di Netflix pada 24 Juni.
Momoa mengaku sedang sangat bersemangat setelah sukses menjajal genre komedi dalam A Minecraft Movie bersama aktor Jack Black. Film tersebut sukses besar di box office, sesuatu yang diakui Momoa di luar ekspektasinya.
"Minecraft benar-benar meledak, kami tidak menyangka hal itu akan terjadi," katanya.
"Saya selalu ingin bermain dalam film komedi. Maksud saya, sepanjang hidup saya selalu bermain di film aksi, dan peran superhero terasa seperti sesuatu yang tak terhindarkan. Tapi, saya sangat menikmati kesempatan untuk membuat orang tertawa."
Bagi Momoa, mengambil peran komedi atau pengisi suara (seperti saat ia menyuarakan parodi karakter Aquaman di The Lego Movie 2: The Second Part) bukan sekadar urusan pekerjaan, melainkan cara untuk terhubung dengan keluarganya.
Momoa yang memiliki dua anak remaja berusia 18 dan 17 tahun menceritakan bagaimana anak-anaknya tidak terlalu peduli dengan peran-peran sangarnya yang lain, namun sangat antusias ketika ia terlibat dalam proyek Lego.
"Itu momen yang luar biasa karena anak-anak melihat saya melakukan proses sulih suara. Ketika saya terlibat dengan Lego, saya langsung jadi artis di mata mereka," guraunya.
Hubungan Momoa dengan merek mainan balok terkenal ini berlanjut lewat kampanye terbaru Lego bertajuk Never Stop Playing yang diluncurkan pada 1 Juni.
Dalam kampanye ini, Momoa didapuk sebagai Playmaster, sosok sentral yang mengajak para orang tua untuk meluangkan lebih banyak waktu bermain bersama anak-anak di tengah gempuran layar gawai dan media sosial.
"Saya tumbuh bersama Lego, begitu juga anak-anak saya," tutur Momoa yang melihat Lego sebagai alat pemantik kreativitas dan imajinasi anak.
"Menjadi bagian dari ini membuat hati saya tersenyum. Ditambah lagi, dipilih oleh Lego untuk dibuatkan action figure versi diri sendiri... itu sangat spesial bagi saya."
(ass/aay)
