Perjalanan Karier Peabo Bryson Sang Ikon Legendaris Disney
Peabo Bryson lahir di South Carolina pada 13 April 1951 dengan nama Robert Peapo Bryson. Karier bermusiknya bermula sejak tahun 1965, tapi baru benar-benar melejit dan aktif sebagai musisi pada 1976 saat debut lewat album Peabo.
Album itu jadi bukti bakat bermusiknya, berisi lagu-lagu yang dia tulis sendiri. Peabo juga bikin Bryson dilirik oleh label besar dan menandatangani kontrak dengan Capitol Records pada tahun 1977.
Beberapa tahun setelah itu dia mulai berkolaborasi dengan berbagai penyanyi, termasuk Roberta Flack, dan merilis Tonight, I Celebrate My Love (1983). Lagu ini adalah anthem cinta pada masanya.
Memasuki tahun 90an, Peabo Bryson digaet Disney buat mengisi soundtrack film animasi Beauty and the Beast. Dia dipasangkan dengan Celine Dion buat menyanyikan theme song film tersebut pada tahun 1992.
Setahun setelahnya, animasi Aladdin dirilis dan Peabo Bryson muncul lagi lewat A Whole New World. Kali ini duet bareng Regina Belle.
Dua masterpiece timeless ini membawanya masuk ke nominasi Grammy. Peabo Bryson berujung menang keduanya.
Hingga tahun 2018, Peabo Bryson masih rutin merilis album. Sepanjang debut hingga pada tahun tersebut dia sudah total merilis 20 album solo. Dia juga mencatatkan banyak prestasi musik sepanjang kariernya
Peabo Bryson adalah musisi pertama dalam sejarah yang berhasil mencapai posisi #1 di empat chart berbeda lewat We Kiss in the Shadows (1992) dari album The King and I. Lagu itu nangkring di puncak chart Pop, R&B, Jazz, dan Klasik dalam waktu bersamaan.
A Whole New World juga mencetak rekor Billboard Hot 100 pada Maret 1993 sebagai OST film animasi Disney pertama sepanjang sejarah yang mencapai puncak chart Billboard itu. Rekor ini baru dikalahkan oleh We Don't Talk About Bruno (2022).
Sayang pada tahun 2019 kondisi kesehatannya mulai menurun. Dia mengalami banyak serangan jantung dan sering dilarikan ke rumah sakit.
Puncaknya pada Mei 2026, pihak keluarga mengabarkan Peabo harus dilarikan lagi ke rumah sakit karena serangan stroke. Setelah perawatan intensif, dia mengembuskan napas terakhir di Marietta, Georgia, pada 2 Juni 2026.
"Kami sangat terharu oleh curahan kasih sayang, doa, dan dukungan dari para penggemar, teman, dan kolega di seluruh dunia," kata keluarga Bryson dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun hati kami hancur, kami merasa terhibur mengetahui betapa dalam Peabo dicintai dan betapa banyak kehidupan yang tersentuh oleh suaranya dan semangatnya yang murah hati. Warisan dan musiknya akan terus hidup untuk generasi mendatang," lanjut pernyataan itu.
(aay/tia)











































