Sing Along di Konser ONE OK ROCK: DETOX Asia Tour 2026: Memuaskan!

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
One Ok Rock saat tampil di Jakarta
Foto: Dok.10969taka/ @yamada_mphoto
Jakarta - Tak butuh waktu lama bagi band rock alternatif asal Jepang, ONE OK ROCK, untuk menghentak Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada Sabtu (16/5/2026). Puluhan ribu penonton memadati area konser selama durasi 2 jam dengan setlist 16 lagu dan 2 encore.

Jakarta pun jadi penutup yang 'manis' bagi rangkaian tur konser ONE OK ROCK: DETOX Asia Tour 2026. Sebelumnya Taka Moriuchi (vokalis), Toru Yamashita (gitaris), Ryota Kohama (bassis), dan Tomoya Kanki (drummer) sukses tampil di Bangkok, Seoul, Manila, Singapura, Taipei, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.

Tepat pukul 20.00 WIB, konser ONE OK ROCK dimulai. Mereka menggebrak panggung dengan diskografi teranyarnya dari album DETOX (2025), juga gak ketinggalan album lawas seperti Niche Syndrome (2010), Zankyo Reference (2011), Jinsei x Boku (2013) hingga Eye of the Storm (2019).

Dibuka dengan visual ciamik di layar monitor belakang panggung yang menceritakan asal-muasal album DETOX di tengah dunia yang sedang gak baik-baik saja. Bumi sedang chaos, negara-negara lain juga berperang.

Ada latar api yang membara sampai muncullah simbol dan visual berwarna pink-hitam yang kini jadi ciri khas dari album terbaru DETOX. Ada tangan kiri yang diangkat ke atas sebagai visual perlawanan.

Tanpa basa-basi, Taka langsung memulainya dengan Puppet Can't Control You, The Beginning yang ikonik banget jadi OST live-action Samurai X, dan Save Yourself.

"Halo Jakarta, kami ONE OK ROCK dari Jepang. Kami sudah sering mampir ke Jakarta, pertama kali tahun 2013, lalu 2019, 2023, dan hari ini. Jakarta jadi penutup tur kami di Asia," sapa Taka kepada penggemar band-nya, tadi malam.

Hentakan berlanjut ke lagu berikutnya dari album DETOX yakni NASTY. Saat lagu Renegades dinyanyikan, Taka membuktikan lagu ini punya arti dan makna mendalam sekaligus bikin merinding penggemar.

"Lagu ini simbol perlawanan bagi sistem diktator, bagi sistem yang gak adil," ucap Taka.

"I'm not afraid, to tear it down and buit it up again. Its not our fate, we could be the renegades. I'm here for you, ooh...," disambut sing a long dari bangku penonton.

Pas Party's Over dimainkan, OORers gak berhenti loncat, yang berlanjut ke Tiny Pieces dan suasana berubah jadi syahdu, dan menenangkan.

Sembari curhat dalam bahasa Inggris, Taka bilang rangkaian tur ONE OK ROCK: DETOX Asia Tour benar-benar gak gampang selama 1,5 tahun. "Perjalanannya sangat panjang dan penuh cerita. Tema album ini sangat kuat dan mau kami sampaikan. Di setiap kota, kami selalu bertemu dengan energi penonton yang luar biasa. Malam ini terasa emosional karena kami tiba di tur terakhir DETOX. Kami ingin melihat kalian para penggemar selamanya, dan lagu ini bukan dari DETOX," ungkapnya.

Ucapannya langsung disambut dengan melodi syahdu dari Whereever Your Are. Lagu cinta tanpa syarat dengan selipan lirik 'aishiteru yo' jadi anthem patah hati sejuta bangsa bagi penggemarnya. Lirik yang mendalam untuk hidup bersama, jadi lagu yang selalu dinantikan tiap kali konser ONE OK ROCK ada.

"Wherever you are, I'll never make you cry
Wherever you are, I'll never say goodbye
Whatever you say, kimi wo omou kimochi
I promise you forever right now."

Selepas bikin nangis, Taka Cs mengambil jeda sebentar. Satu per satu personel menyapa penonton. Gitaris ONE OK ROCK, Toru, menyindir penonton. "Katanya penonton Indonesia suaranya paling nyaring. Gimana? Saya mau dengar sisi ini?" ucapnya.

Beda dengan Toru, drummer-nya yang selalu kocak ketika ngomong, Tomoya Kanki, menyapa penonton dengan bahasa Indonesia.

"Apa kabar Jakarta? Saya senang sekali sampai ke sini. Terima kasih kembali. Saya sedang Blok-M, saya suka cilok. Dan saya suka kalian semua dan terima kasih. Apakah kalian siap? Apakah kalian sudah siap? Ayo kita mulai?," katanya lancar sembari membaca teks di hadapannya.

Hentakan panggung berikutnya lewat Make It Out Alive dan C.U.R.I.O.S.I.T.Y., Taka berhasil mengeksplorasi suara vokalnya jadi lebih tinggi dan bertenaga. Jauh lebih prima dan menghentak, para penonton juga tambah loncat.

Berlanjut ke Dystopia, Delusin: All, Stand Out Fit In, Kimishidai Ressha, Tropical Therapy, dan lagu terakhir The Pilot

Saat penggemarnya kembali berteriak 'We Want More' sampai meminta encore satu lagi, Taka justru asyik wefie dan merekam momen dengan HP pribadinya. Berlanjut dengan tradisi ONE OK ROCK, wefie bersama penonton di akhir konser. Seakan gak mau pisah, Toru ucapin, "Makasih Jakarta. Terima kasih."

Konser ONE OK ROCK pun berakhir dengan tepat waktu dan memuaskan dahaga OORers. Dari album terbaru yang penuh anthem perlawanan atas sistem yang gak adil sampai lagu lawas yang paling diingat penggemar jadulnya, penampilan ONE OK ROCK sukses bikin hati meluap-luap dan gembira. Semoga Taka Cs, bisa mampir lagi di tahun-tahun berikutnya.

Zettai mata kite ne, Aidoru (Pasti datang lagi ya, idolaku)! Sayonara...


(tia/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO