Dua Lipa Geek Banget Sama Sastra: Buku yang Melunakkan Hati Saya
Ia mendirikan Service95 Book Club dan dinobatkan sebagai kurator untuk London Literature Festival 2026 Southbank Centre bulan lalu. Ia juga pernah menghadiri Booker Prize sebelumnya dan memberikan pidato utama pada 2022.
Baru-baru ini, Dua Lipa membuka peringatan ke-10 International Booker Prize dan bicara soal karya sastra yang mengubah hidupnya.
Baca juga: Deretan Musisi Pro Palestina |
"Tadi malam saya memberikan pidato pengantar pada peringatan ke-10 International Booker Prize. Suatu kehormatan untuk berbicara tentang buku dan fiksi terjemahan, sesuatu yang sangat saya hargai di hadapan para penulis, penerjemah, juri, dan pecinta buku. Terima kasih telah mengundang saya @thebookerprizes," tulisnya di laman Instagram, seperti dilihat detikpop, Rabu (13/5/2026).
Saat pidato, ia bilang membaca adalah gairah yang telah mengambil banyak bentuk bagi kehidupannya.
"Seperti banyak anak sekolah di London lainnya, obsesi awal saya termasuk Roald Dahl dan Malorie Blackman, keduanya memberi saya mutiara kebijaksanaan kecil yang masih membimbing saya hingga hari ini," katanya.
Ia menambahkan, "Saat ini, komitmen tur membawa saya ke seluruh dunia, dan kehidupan seringkali sibuk. Terkadang, hanya untuk bertahan hidup, saya perlu bersikap tegar. Dan pada saat-saat seperti itu, buku-buku lah yang melunakkan hati saya."
Dua Lipa tampil sebagai tamu istimewa di acara ulang tahun ke-10 International Booker Prize 2026 di London pada 8 Mei 2026. Ia memberikan pidato mengenai pentingnya karya fiksi terjemahan, memperkuat keterlibatannya dalam dunia literatur setelah sebelumnya menjadi juri di 2023.
Ia dikenal sebagai pendukung sastra terjemahan dan sering membagikan rekomendasi buku melalui platformnya.
(tia/wes)











































