Sydney Sweeney Terlalu Vulgar, Episode Terbaru Euphoria Panen Kritik
Adegan tersebut memicu perdebatan panas di media sosial mengenai batasan antara tuntutan peran dan eksploitasi aktor.
Dalam episode yang tayang hari Minggu malam tersebut, Cassie digambarkan sedang melakukan berbagai aktivitas untuk pelanggan OnlyFans-nya, antara lain melakukan olahraga lompat tali dengan pakaian yang sangat terbuka, menggunakan alat bantu seksual serta mengirimkan pakaian dalam bekas kepada pelanggan, dan melakukan tindakan yang tidak biasa seperti menghisap jempol kaki sendiri di depan kamera.
Baca juga: Siap-siap Blade Runner Balik Lagi pada 2027 |
Puncak dari adegan tersebut adalah ketika Cassie akhirnya mencapai batas kesabarannya setelah seorang pelanggan memintanya untuk buang angin ke dalam toples demi bayaran sebesar USD 700.
Penonton pun langsung menyerbu platform X (Twitter) untuk memberikan komentar. Banyak yang merasa prihatin dengan beban kerja Sydney Sweeney.
"Sydney Sweeney, mereka pasti tidak membayar kamu cukup mahal untuk melakukan semua ini. Uangnya tidak mungkin sebanding," tulis salah satu pengguna.
Pengguna lain mempertanyakan apakah intensitas adegan telanjang ini memang atas kemauan sang aktris atau tekanan produksi.
"Apakah Sydney Sweeney benar-benar suka melakukan adegan telanjang sebanyak ini? Saya tidak bermaksud mengatur perempuan, tapi ini sudah keterlaluan."
Meskipun Euphoria dikenal sebagai drama yang berani, episode ini dianggap sebagai salah satu yang paling vulgar sepanjang musim berjalan.
Kritik publik umumnya berpusat pada kekhawatiran apakah konten tersebut memang esensial bagi cerita atau hanya sekadar untuk mengejar sensasi visual semata.
Baca juga: Marvel Siap Remake Saga Terbaik X-Men |
Ini bukan pertama kalinya Euphoria mendapat kecaman. Sejak musim pertama, serial ini terus dikritik oleh organisasi perlindungan anak dan orang tua karena dianggap melakukan glorifikasi terhadap penggunaan narkoba, kekerasan, dan seks bebas di kalangan remaja.
Meskipun terus menuai protes, Euphoria tetap menjadi salah satu serial dengan rating tertinggi di HBO, membuktikan bahwa meski kontroversial, drama kehidupan remaja yang gelap ini masih memiliki daya tarik yang besar bagi audiens global.
