Duh! Jennifer Aniston dan Courteney Cox Sering Jadi Fantasi Kru Friends
Ia menceritakan bagaimana dirinya harus 'nahan' dari hal-hal berbau pelecehan dan ucapan kasar dari para penulis naskah Friends yang kebanyakan adalah kaum adam selama 10 season.
"Pasti ada hal-hal jahat yang terjadi di balik layar," kata Kudrow.
"Jangan lupa kami merekam di depan penonton langsung sebanyak 400 orang, dan jika Anda salah mengucapkan dialog salah satu penulis atau tidak mendapatkan respons yang sempurna, mereka bisa berkata, 'Hei wanita, apa kau gak bisa membaca? Usaha dikit lah. Dia salah mengucapkan dialogku.'"
Gak cuma itu aja, bahkan mereka juga sering banget ngebahas hal-hal berbau seksual tentang para aktris di sana.
"Mereka juga sering lembur hanya untuk ngebahas fantasi-fantasi seksualnya terhadap Jennifer (Aniston) dan Courteney (Cox). Dan itu sering banget," tambahnya.
Lisa Kudrow juga mengaku perlakuan para penulis naskah terhadap mereka sangat 'brutal', tapi ia gak terlalu memikirkannya kala itu karena kebanyakan hal buruk tersebut terjadi tanpa sepengetahuan orang-orang.
Perilaku tim penulis Friends juga sempat diungkap oleh Amaani Lyle pada awal 2000-an. Lyle, yang bekerja di acara itu pada 1999 di Season 6, mengajukan gugatan terhadap Warner Bros. Television atas perilaku yang diterimanya di ruang penulis.
Dalam gugatan tersebut, ia mengklaim bahwa para penulis Friends sering membuat komentar seksual dan rasis, dan sebagai asisten penulis, ia dipaksa untuk mencatat semua yang dikatakan di ruangan itu.
Kasus tersebut akhirnya sampai ke Mahkamah Agung, yang memutuskan menolak gugatan Lyle setelah memutuskan bahwa perilaku kasar tersebut merupakan bagian yang diperlukan dari lingkungan kerja.
(ass/tia)











































