Totalitas Angga Yunanda di Film Para Perasuk Saat Jadi Lintah
Sejak pertama kali menerima naskah, suami Shenina Cinnamon itu mengaku terkejut dengan rangkaian adegan yang ditulis oleh Wregas. Ia harus menjalani proses pelatihan intensif selama dua bulan untuk mempelajari gerakan melintah.
"Selama dua bulan belajar, belajar melintah sampai perutnya keram gitu ya. Tapi setelah belajar ini lebih banyak aku jadi ngerasa oke lebih berpasrah diri gitu," kata Angga Yunanda dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).
Tantangan besar yang dihadapi Angga adalah adegan memainkan instrumen tradisional slompret. Bukan sekadar meniup alat musik tersebut, ia diharuskan memainkannya dalam posisi tubuh terbalik.
"Bayu main slompret sambil terbalik. Gue kayak, 'Oke, gue harus nyiapin tenaga gue gitu untuk bisa bisa stabil gitu memainkan slompret sambil terbalik berjam-jam'," ujar Angga Yunanda.
Selain tantangan fisik, ia juga harus beradaptasi dengan gaya penyutradaraan Wregas Bhanuteja yang tidak biasa.
"Kak Wregas tuh kalau sudah shooting kebanyakan one take," kenangnya.
Selain Angga Yunanda, film Para Perasuk dibintangi oleh Maudy Ayunda, Chico Kurniawan, Anggun, dan Bryan Domani. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.
(ahs/tia)











































