Klarifikasi Sabrina Carpenter soal Tudingan Rasis ke Budaya Arab

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026.
(Foto: dok. Tangkapan Layar YouTube Coachella) Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026.
Jakarta - Sabrina Carpenter buka suara setelah sempat menuai kritik pedas dari netizen di media sosial. Pelantun hits Espresso ini dituding bersikap gak sensitif hingga dicap Islamofobia gara-gara reaksinya terhadap sebuah sorakan khas budaya Arab, Zaghrouta.

Insiden ini terjadi di Coachella saat Sabrina jadi headliner pada Jumat (10/4) waktu California. Dia baru berpindah dari satu set ke set lain dan duduk di depan piano ketika mendengar suara yang dia tangkap sebagai 'yodel'.

"Kamu sedang nge-yodel?" tanya Sabrina Carpenter yang langsung dijawab oleh fans dengan berteriak "Itu budaya kami!"

"Itu budayamu?" kata Sabrina dengan gaya khas sarkastiknya. Setelah itu dia melanjutkan penampilan Coachella-nya.

Potongan video itu beredar di media sosial dan jadi ramai. Hingga memicu kekecewaan dari sebagian penggemar, termasuk akun yang menyebut tindakannya tidak sopan terhadap ekspresi budaya.

Sadar namanya menjadi perbincangan hangat di platform X, Sabrina Carpenter segera memberikan klarifikasi. Melalui akun resminya, ia menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di atas panggung.

Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026.Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026. Foto: dok. Tangkapan Layar YouTube Coachella

"Permohonan maaf saya, saya tidak melihat orang tersebut dengan mata kepala saya sendiri dan tidak bisa mendengar dengan jelas," tulis Sabrina di X, Minggu (12/4/2026).

"Reaksi saya murni kebingungan, sarkasme, dan tidak berniat buruk. Seharusnya saya bisa menanganinya dengan lebih baik!".

Dalam unggahan yang sama, Sabrina mengaku kini telah memahami makna di balik sorakan unik tersebut. Ia bahkan menyatakan keterbukaan bagi para penggemar untuk mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara budaya masing-masing di konser-konser berikutnya.

"Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta! Saya menyambut semua sorakan dan yodel (teknik vokal) mulai sekarang dan seterusnya," sambung Sabrina.

Bagi yang belum familiar, Zaghrouta adalah ekspresi budaya tradisional Arab yang dilakukan dengan menggetarkan lidah secara cepat untuk menghasilkan suara nada tinggi yang melengking.

Berdasarkan catatan konteks yang ditambahkan pengguna di X, Zaghrouta merupakan ekspresi kegembiraan pra-Islam yang digunakan oleh masyarakat Arab lintas agama, baik Kristen maupun Muslim, dalam berbagai perayaan.

Langkah cepat Sabrina dalam memberikan klarifikasi dan kerendahan hatinya untuk belajar mengenai budaya baru mendapat apresiasi dari banyak penggemar. Banyak yang menilai bahwa ketidaktahuan bukan berarti kebencian, dan kejujuran Sabrina menjadi poin penting dalam menjaga hubungan dengan para fans globalnya.

(pig/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO