Kepala Robot C-3PO Terjual Lebih dari Rp 16 Miliar di Balai Lelang
Dilansir dari The Guardian (27/3), pelelangan ini melampaui estimasi awal para ahli yang memperkirakan properti tersebut akan terjual di angka US 350.000 hingga US 700.000. Tingginya angka akhir ini menegaskan bahwa antusiasme kolektor terhadap memorabilia trilogi asli Star Wars tetap tak tergoyahkan.
Kepala robot protokoler yang cerewet namun setia ini merupakan salah satu barang paling berharga dalam lelang tersebut. Menariknya, kepala ini dilengkapi dengan sistem pencahayaan internal yang masih berfungsi, memungkinkan mata robot tersebut menyala kembali seperti saat proses syuting puluhan tahun silam.
Pihak Propstore menyatakan bahwa ini adalah satu-satunya contoh kepala C-3PO dari film kedua Star Wars yang diketahui pernah muncul di pasar kolektor publik.
Dibuat dari bahan fiberglass tipis, properti ini terdiri dari beberapa bagian termasuk pelat wajah, pelat belakang, dan cincin leher yang dirancang khusus agar aktor Anthony Daniels dapat mengenakannya dengan nyaman.
Kepala C-3PO tersebut menjadi primadona dalam acara Spring Entertainment Memorabilia Live Auction yang berlangsung selama beberapa hari.
Selain properti Star Wars, beberapa barang ikonik dari film-film besar lainnya juga turut dilelang, antara lain:
* Jaws: Senapan harpun yang digunakan aktor Robert Shaw terjual seharga US$327.600 (sekitar Rp 5,1 miliar).
* Cast Away: Bola voli "Wilson" yang menjadi teman karakter Tom Hanks terjual seharga US$189.000 (sekitar Rp 2,9 miliar).
* The Lord of the Rings: Berbagai properti dari saga Middle-earth juga ikut dilelang kepada para kolektor tingkat tinggi.
Lelang barang-barang Star Wars. Foto: Dok. Ist |
Aktor di balik kostum emas tersebut, Anthony Daniels, sebelumnya mengungkapkan bahwa ia memutuskan untuk menjual koleksi pribadinya agar barang-barang bersejarah ini bisa ditemukan oleh mereka yang benar-benar akan menghargai dan memajangnya.
"Saya merasa ini adalah waktu yang tepat. Barang-barang ini terlalu bagus untuk sekadar disimpan di dalam lemari atau loteng tanpa ada yang melihat," ujar Daniels dalam sebuah kesempatan.
Keberhasilan lelang ini membuktikan bahwa karakter yang diciptakan oleh George Lucas lebih dari sekadar properti film; mereka telah menjadi artefak budaya yang memiliki nilai investasi dan sejarah yang luar biasa tinggi di mata dunia.
(ass/tia)












































