Aktor The Voice of Hind Rajab Dilarang Masuk AS
Namun, rencana itu kandas karena Motaz yang merupakan warga Palestina terkena larangan perjalanan (travel ban) yang membuatnya gagal terbang ke Amerika Serikat.
"Aku dilarang datang ke Amerika karena aku warga Palestina," tulisnya di Instagram (via Screen Daily pada 14 Maret).
Meski raganya nggak ada di sana, "suara" yang ingin dia bawa tetap bergema lewat kisah Hind Rajab-bocah 6 tahun yang ceritanya sempat viral dan menyayat hati dunia.
"Aku adalah warga Palestina, dan aku berdiri dengan rasa bangga serta martabat. Jiwaku akan menyatu bersama The Voice Of Hind Rajab malam itu. Selamat berjuang untuk kalian semua. Kisah kita jauh lebih besar dari penghalang apa pun, dan suara kita pasti akan terdengar."
Motaz gagal terbang ke Amerika Serikat karena kebijakan terbaru Presiden Donald Trump. Sejak 1 Januari tahun ini, Trump memperluas daftar larangan perjalanan (travel ban) bagi warga yang menggunakan dokumen resmi Otoritas Palestina, bersama lima negara lainnya: Burkina Faso, Mali, Niger, Sudan Selatan, dan Suriah.
Meskipun rekan-rekan satu filmnya bisa hadir-terutama mereka yang punya kewarganegaraan ganda-Motaz yang lahir di Jenin dan kini menetap di London tetap tak bisa menembus barikade tersebut.
Buat yang belum tahu, Hind Rajab adalah simbol tragedi kemanusiaan yang sangat membekas. Dia terjebak di dalam mobil di bawah rentetan tembakan, sementara anggota keluarganya yang lain sudah tiada.
Rekaman suara terakhirnya saat menelepon meminta pertolongan menjadi pengingat betapa hancurnya masa depan anak-anak di sana.
Motaz Malhees awalnya diundang untuk memberikan konteks lebih dalam mengenai realita di lapangan melalui kacamata seni dan dokumentasi.
Tapi, pencekalan dirinya justru memicu diskusi baru di media sosial. Banyak sineas dan aktor yang akhirnya menggunakan panggung mereka untuk mengingatkan audiens bahwa di balik gaun desainer dan piala emas, ada krisis kemanusiaan yang butuh perhatian dunia.
"Suara Hind Rajab bukan cuma soal satu anak, tapi soal ribuan nyawa yang suaranya sering kali teredam oleh hiruk-pikuk industri hiburan," ujar salah satu perwakilan pendukung Motaz.
(ass/nu2)











































