Naskah Asli Pretty Woman yang Terlalu Dark
Dibintangi oleh Julia Roberts dan Richard Gere, film ini berhasil meraup pendapatan secara global mencapai 463,4 juta USD atau senilai Rp 7,2 triliun sementara biaya produksinya hanya menghabiskan 14 juta USD atau senilai Rp 218 miliar.
Namun siapa sangka ternyata naskah aslinya dari film tersebut justru dibuat lebih kelam, menyedihkan dan cukup membuat penonton terganggu. Khususnya pada karakter Vivian Ward (Julia Robert) di mana ia belum menjadi seorang prostitusi berhati emas, melainkan pecandu narkoba.
Hal ini diungkapkan oleh Patricia Arquette dan Julia Roberts dalam acara Variety, Actors on Actors. Patricia ternyata lebih dulu menjalani audisi untuk peran Vivian dan ia mengatakan dialog yang dilakoninya kala itu sangat berbeda dan terkesan lebih gritty.
Naskah itu mengalami revisi dan akhirnya peran itu jatuh ke tangan Julia Roberts. Ia mengaku sudah keluar dari zona nyamannya. Dia ingat sebuah alternatif ending dimana Edward (Richard Gere) menyuruhnya keluar dari mobilnya dan melemparkan sejumlah uang lalu meninggalkannya.
Menanggapi adegan itu, ia mengaku peran tersebut membuatnya tidak nyaman. Kemudian tim produksi melakukan hal yang cukup mengejutkan dimana mereka mengubah naskahnya. Julia Roberts sangat terkejut karena hanya dalam waktu tiga hari sebelum produksi naskah itu diubah.
Baca juga: Para Pemenang Oscar yang Dianggap Salah Film |
"Itu benar-benar di luar nalar saya," ujarnya.
Perubahan itu membawa dampak baik dan menjadikan film Pretty Woman menjadi salah satu film komedi romantis atau rom-com terlaris sepanjang masa.
Tak hanya itu, Pretty Woman juga sedikit banyak membawa perubahan untuk ke arah karakter wanita yang kuat di dalam film dalam genre tersebut. Mereka tak hanya menjadi pasangan atau pun sosok yang rapuh, ada begitu banyak sisi lainnya yang dihadirkan seperti cerdas, tegas dan mampu menentukan nasibnya sendiri.
(ass/tia)











































