Kuyank Tembus 1 Juta Penonton, Teror Saranjana Universe Ril di Bioskop!
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan, atas dukungan yang luar biasa," kata produser dan sutradara Kuyank, Johansyah Jumberan, dalam rilis resminya diterima detikpop pada Jumat (27/2/2026).
Respons penonton sangat terasa khususnya di daerah Kalimantan. Kuyank tayang di banyak layar di wilayah tersebut, konsisten mencatatkan angka penonton tinggi hingga saat ini. Demikian dikutip dari rilis pers yang sama.
Pencapaian film Kuyank yang tembus 1 juta penonton ini juga jadi momentum besar buat Saranjana Universe. Semesta cerita yang sebelumnya diperkenalkan lewat film Saranjana: Kota Ghaib (2023).
Film pertama itu juga berhasil mencetak rekor box office 1.250.000 penonton sepanjang penayangannya. Memperkuat potensi pengembangan semesta ini ke lebih banyak iterasi di masa depan.
"Pencapaian 1 juta penonton ini adalah bukti bahwa Saranjana Universe punya tempat tersendiri di hati penonton. Kami berharap kesuksesan Kuyank dapat jadi modal utama buat melanjutkan dan mengembangkan semesta ini ke cerita tahap berikutnya," lanjut Johansyah Jumberan.
Produser dan sutradara film Kuyank dari Saranjana Universe, Johansyah Jumberan. Foto: Riani Rahayu/detikKalimantan |
Kuyank diproduksi Dari Hati Film (DHF), mengangka urban legend dari Kalimantan. Selain Rio Dewanto, film ini juga menampilkan Putri Intan Kasela hingga Ochi Rosdiana.
Dalam konferensi pers perilisan poster akhir tahun lalu, tim produksi membeberkan skala produksi film Kuyank yang masif. Tim membawa peralatan kamera seberat sekitar 1,5 ton, termasuk kamera Alexa 35 dan genset khusus, langsung dari Jakarta ke Kalimantan.
Film Kuyank melakukan syuting di berbagai lokasi Kalimantan dengan sekitar 50 persen dialog berbahasa Banjar dan melibatkan banyak talenta lokal, termasuk musisi Jeff Banjar untuk soundtrack.
Dibintangi aktor papan atas dan pemain lokal, film ini memadukan horor dengan drama keluarga yang kuat tentang perjuangan perempuan menghadapi tekanan budaya, adat, dan ancaman gaib.
Kuyank tayang perdana di JAFF ke-20 pada 29 Januari lalu dan kini bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia.
Sinopsis film Kuyank
Poster film Kuyank (2026). Foto: dok. Instagram @saranjanakotaghaib |
Masih berada di semesta Saranjana, tujuh tahun sebelum kisah kota mistis itu, Kuyank berawal dari cinta sederhana di desa terpencil. Badri, pria kaya, jatuh hati pada Rusmiati, gadis desa polos yang kemudian dinikahinya tak lama setelah sang ibu meninggal.
Namun pernikahan mereka tak berjalan mulus. Kepercayaan adat dan tekanan keluarga membayangi, terutama saat Rusmiati tak kunjung hamil. Ibu mertua yang sejak awal menolak pernikahan itu mendesak Badri untuk menikah lagi demi keturunan. Tertekan dan takut kehilangan suaminya, Rusmiati memilih meninggalkan rumah dan kembali ke kediaman acilnya.
Saat mengetahui rencana pernikahan kedua Badri, Rusmiati putus asa. Demi mempertahankan cintanya, ia nekat mempelajari ajian kuyang, ilmu hitam agar tetap cantik dan memikat. Keputusan itu berubah menjadi teror. Desa dihantui kematian bayi dan ibu hamil, hingga rahasia kelam Rusmiati terbongkar. Badri pun dihadapkan pada pilihan pahit antara cinta dan kutukan.
Baca juga: 10 Film Bioskop Tayang Januari 2026 |
(aay/mau)













































