Fong Sai-yuk di Antara Jet Li dan Alexander Fu Sheng
Jet Li sukses bikin karakter pahlawan rakyat Tiongkok ini jadi ikon global lewat dua filmnya, Fong Sai-yuk dan Fong Sai-yuk II.
Tapi tahu nggak sih, jauh sebelum Jet Li pakai sepatu kung fu-nya, sudah ada "raja" lain yang memerankan tokoh ini berkali-kali sampai identik banget sama dirinya?
Kenalin nih, sang legenda dari Shaw Brothers: Alexander Fu Sheng!
Buat kalian yang belum akrab sama sejarah film kung fu klasik, Alexander Fu Sheng adalah superstar besar di era 1970-an. Dia punya paket lengkap: jago bela diri, aktingnya oke, dan punya aura "bad boy" tapi lucu-mirip-mirip perpaduan antara Jackie Chan dan Jet Li di masanya.
Nah, Screen Rant baru-baru ini bahas gimana Fu Sheng sebenarnya "memiliki" karakter Fong Sai-yuk jauh sebelum Jet Li lahir di industri ini.
Kalau Jet Li main jadi Fong Sai-yuk sebanyak dua kali, Alexander Fu Sheng sudah curi start dengan memerankannya sebanyak tiga kali dalam trilogi garapan sutradara legendaris Chang Cheh:
Alexander Fu Sheng saat tampil sebagai Fong Sai-yuk. Foto: Dok. Ist |
* Heroes Two (1974): Di sini Fu Sheng pertama kali muncul sebagai Fong Sai-yuk. Film ini menceritakan pelarian pahlawan Shaolin dari kejaran tentara Manchu.
* Men from the Monastery (1974): Masih di tahun yang sama, dia kembali lagi jadi Fong Sai-yuk dalam cerita yang lebih fokus ke sejarah penghancuran kuil Shaolin.
* The Shaolin Avengers (1976): Ini film yang makin memperkuat statusnya sebagai Fong Sai-yuk paling ikonik di era Old School.
Meskipun karakternya sama, vibes-nya beda banget, gengs:
* Versi Alexander Fu Sheng: Lebih ke arah old school kung fu yang keras, teknis, dan penuh dengan gaya bertarung Shaolin klasik yang kaku tapi mematikan. Fu Sheng ngebawain Fong Sai-yuk sebagai anak muda yang sedikit sombong, pemberontak, tapi hatinya emas.
Jet Li saat tampil sebagai Fong Sai-yuk. Foto: Dok. Ist |
* Versi Jet Li: Lebih modern dengan bantuan wire-work (kabel) yang bikin gerakannya terlihat "terbang" dan super cepat. Jet Li juga nambahin unsur komedi keluarga yang kental, terutama chemistry-nya bareng ibunya yang jago berantem juga.
Sayangnya, karier Alexander Fu Sheng harus berakhir tragis. Dia meninggal dunia di usia yang sangat muda, 28 tahun, karena kecelakaan mobil di tahun 1983. Banyak yang bilang kalau dia nggak meninggal secepat itu, mungkin dialah yang bakal jadi rival terberat Jackie Chan di panggung dunia.
Nah nama Fong Sai-yuk (atau Fang Shiyu dalam bahasa Mandarin) itu statusnya sudah kayak "Spider-Man"-nya Tiongkok, gengs! Dia itu pahlawan rakyat yang saking terkenalnya, orang sampai bingung ini tokoh nyata atau cuma karangan.
1. Siapa Sih Dia Sebenarnya?
Fong Sai-yuk adalah tokoh bela diri dari etnis Kanton yang hidup di zaman Dinasti Qing (sekitar abad ke-18). Dia sering digambarkan sebagai anak muda yang super berbakat, tapi rebel alias bandel banget. Dia adalah salah satu dari "Sepuluh Harimau Kanton" (kumpulan jagoan silat paling sakti di daerah selatan Tiongkok).
2. "Anak Mami" Tapi Jago Berantem
Alexander Fu Sheng saat tampil sebagai Fong Sai-yuk. Foto: Dok. Ist |
Ini bagian paling unik! Kalau pahlawan lain biasanya belajar silat dari guru tua di gunung, Fong Sai-yuk justru diajarin langsung sama ibunya, Miu Tsui-fa.
* Mandi Cairan Obat: Konon, pas masih bayi, ibunya merendam Sai-yuk di bak berisi cairan obat herbal rahasia dan menggosok badannya pakai tembaga.
* Kebal Senjata: Hasilnya? Badannya jadi keras kayak besi dan kebal senjata (semacam ilmu debus kalau di kita).
* Titik Lemah: Tapi namanya juga manusia, dia punya kelemahan. Katanya, bagian tubuhnya yang nggak kena rendaman obat itu cuma bagian lubang anus atau telapak kaki-dan itulah yang jadi titik lemahnya pas berantem.
3. Spesialis Kung Fu Shaolin Selatan
Fong Sai-yuk adalah murid dari Kuil Shaolin Selatan. Gaya bertarungnya itu khas banget: cepat, bertenaga, dan banyak main bawah. Di film-film, dia sering digambarkan jago berantem di atas tiang-tiang kayu (Mei Hua Zhuang) atau di atas tumpukan meja kayu yang tinggi.
4. Kenapa Dia Ikonik Banget di Film?
Sutradara suka banget sama karakter ini karena dia punya elemen "Coming of Age":
* Karakter yang Manusiawi: Dia nggak kaku. Dia bisa nakal, suka main perempuan (di beberapa versi), tapi punya rasa keadilan yang tinggi.
* Drama Ibu-Anak: Hubungan dia sama ibunya (Miu Tsui-fa) selalu jadi bumbu komedi yang segar. Bayangin aja, ibunya sering nyamar jadi kakaknya buat bantuin dia berantem kalau dia lagi kalah!
5. Kematian yang Tragis
Di versi legenda aslinya (bukan versi film Jet Li yang happy ending ya!), Fong Sai-yuk diceritakan meninggal di usia muda, sekitar 24 tahun.
Dia tewas dalam pertarungan hebat melawan pendeta dari aliran saingan (Wudang). Musuhnya tahu titik lemahnya, dan kabarnya dia kalah setelah perut atau bagian bawahnya diserang secara fatal. Tragis banget, kan? Padahal dia lagi di puncak kejayaannya.
Saking populernya, karakter Fong Sai-yuk ini nggak cuma muncul di film action serius, tapi juga sering muncul di serial TV komedi.
Kalau kamu nonton versi Jet Li, itu adalah versi yang paling "bersih" dan heroik. Tapi kalau nonton versi Alexander Fu Sheng, kamu bakal liat sisi dia yang lebih nakal dan berapi-api.
(ass/tia)














































