Ngenes! Marty Supreme Pecahkan Rekor Kekalahan Terbesar di BAFTA

Asep Syaifullah
|
detikPop
Cuplikan adegan dalam film Marty Supreme (2025).
Foto: Dok. A24
Jakarta - Dunia perfilman lagi heboh bahas nasib apes film Marty Supreme. Datang ke BAFTA 2026 dengan kepercayaan diri tinggi lewat 14 nominasi, film garapan Josh Safdie ini malah pulang dengan tangan kosong.

Gak cuma sedih, kekalahan telak ini bikin mereka menyamai rekor terburuk dalam sejarah BAFTA!

Marty Supreme resmi menyamai rekor kelam yang sebelumnya dipegang oleh film The Turning Point (1977) dan The Color Purple (1985).

Bayangkan, sudah masuk di hampir semua kategori besar-mulai dari Film Terbaik sampai Aktor Terbaik buat Timothée Chalamet-tapi gak ada satu pun piala yang nyangkut.

Ini benar-benar definisi "datang untuk meramaikan" yang sesungguhnya. Padahal, Alan Cumming sempat bilang kalau nonton film ini rasanya kayak core workout karena saking bikin cemasnya, eh ternyata hasil akhirnya malah lebih bikin cemas lagi buat tim produksinya.

Tapi buat tim Marty Supreme, sepertinya para dewa BAFTA lagi nggak punya kesabaran buat kasih mereka piala, meskipun mereka mendominasi daftar nominasi secara absolut.

Kekalahan ini bikin banyak fans kaget, apalagi performa Chalamet sebagai pemain pingpong legendaris Marty Reisman sebenarnya banjir pujian.

Tapi apa dikata, malam itu sepertinya bukan milik mereka. Mereka harus rela melihat piala-piala tersebut dibawa pulang oleh film lain yang mungkin lebih sreg di hati juri.

Nah, kalau di BAFTA Marty Supreme apes banget meski dapet 11 nominasi (mulai dari Film Terbaik, Sutradara, Aktor Utama buat Chalamet, sampai kategori teknis kayak Sinematografi dan Kostum), di Oscar nanti mereka dapet kesempatan kedua.

Buat kalian yang penasaran kelanjutan nasib film-film ini, pemungutan suara terakhir untuk Oscar bakal dibuka dari tanggal 26 Februari sampai 5 Maret. Puncaknya, perhelatan Oscar ke-98 bakal digelar tanggal 15 Maret dan disiarkan di ABC, dengan Conan O'Brien yang bakal jadi host-nya.

Kekalahan 0-dari-14 ini bakal jadi catatan sejarah yang pahit. Menjadi film dengan nominasi terbanyak tapi nggak menang sama sekali itu rasanya pasti kayak sudah dandan rapi ke pesta, tapi ternyata cuma jadi penonton orang lain tiup lilin.

Sabar ya buat tim Marty Supreme!


(ass/pus)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO