Denny Siregar dan PFN Collab, Dorong Karya Sinema Inklusif

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Penandatanganan kerja sama PFN dengan Denny Siregar Production.
(Foto: dok. Arsip PFN) Penandatanganan kerja sama PFN dengan Denny Siregar Production.
Jakarta - Bioskop Indonesia bakal kedatangan banyak karya film yang lebih inklusif dan representatif. Hal itu dijanjikan dalam kolaborasi resmi Denny Siregar Production dengan PT Produksi Film Negara (PFN).

Keduanya berdiri dalam pijakan komitmen yang sama. Yakni mendorong nilai nasionalisme, edukasi historis, dan kepedulian sosial dalam karya sinema.

Kolaborasi ini gak cuma spesifik ke satu proyek. Justru awal dan pembuka peluang kerja sama berkelanjutan untuk produksi film-film Indonesia dengan cerita yang lebih beragam ke depannya.

Dalam rilis resmi yang diterima detikpop, PFN menilai Denny Siregar Production konsisten dalam menghadirkan cerita yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Entah dari sisi isu kemanusiaan, keluarga, hingga nilai kebangsaan.

"Sejalan dengan visi PFN dalam mendukung industri film nasional yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tapi juga berfungsi edukatif dan membangun kesadaran publik," bunyi keterangan tersebut, diterima Kamis (5/2/2026).

Penandatanganan kerja sama PFN dengan Denny Siregar Production.Penandatanganan kerja sama PFN dengan Denny Siregar Production. Foto: dok. Arsip PFN

Kolaborasi ini nantinya juga akan mengulik kreativitas. Diharapkan lebih banyak karya yang relevan dengan konteks sejarah, sosial, dan budaya Indonesia lahir nantinya.

Ini jadi awal pembakar semangat buat menciptakan film inklusif dan representatif. Gak cuma akhirnya bisa memperluas cakupan penonton, tapi juga film yang mengikat rasa keterwakilan audiens.

"Melalui kolaborasi ini, Denny Siregar Production dan PFN menargetkan produksi film yang mampu menjangkau penonton luas, sekaligus membawa pesan kebangsaan dan kemanusiaan yang kuat," lanjut mereka.

Denny Siregar Production dikenal dengan film-film seperti Sayap-sayap Patah (2022) yang diperankan Ariel Tatum dan Nicholas Saputra. Denny Siregar menjabat sebagai penulis dan produser film tersebut.

Ceritanya kemudian diperluas ke sekuel berjudul Sayap-sayap Patah 2: Olivia (2025). Menghadirkan cerita dan pemain yang berbeda dipimpin Arya Saloka dan Dara Sarasvati.

Selain itu, Denny Siregar juga menulis dan memproduseri film Kupu-kupu Kertas (2024). Film ini menampilkan Amanda Manopo dan Chicco Kurniawan.

(aay/pus)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO