Jujutsu Kaisen Season 3 Seperti 'Bom Meletus' di Akhir
Musim ketiga yang ada dua bagian, popularitasnya lebih besar ketimbang sebelumnya. Gaya animasi yang berubah signifikan, bikin fans gak pernah bosan dengan adegan pertempuran yang mendebarikan.
Sutradara ShΕta Goshozono cerita soal rencananya sama Jujutsu Kaisen. Dia bilang, saat menciptakan visual yang menakjubkan dari urutan pembuka, kini fokus ke penggambaran antar karakter lama dan baru. Semuanya berkumpul di satu tempat karena rencana Kenjaku.
"Dalam Insiden Shibuya, budaya Shibuya hancur dan tanah datar terungkap. Di musim ini menggambarkan kebangkita Yuji setelah insiden Shibuya," ungkapnya dilansir dari Comicbook, Senin (19/1/2026).
Ia nambahin, "Saya merasa ini adalah manifestasi bawah sadar dari pendekatan karya ini dalam mengamati semua bentuk ekspresi dan budaya dengan nilai yang sama dan menemukan nilai baru."
Goshozono juga ngaku perubahan ini terkait dengan Arc Culling Game saat penyihir masa lalu muncul. Kenjaku yang mengeksplorasi kemungkinan baru memperkuat gagasannya.
"Season ketiga yang sekarang juga diposisikan sebagai bagian pertama. Saya memutuskan struktur yang memperluas cerita ketimbang menyatukannya, berakhir tiba-tiba seperti bom yang dijatuhkan di akhir, lebih tepat," ungkapnya.
Visual yang memukau dari adegan pembuka gak cuma menampilkan lukisan klasik yang digambar ulang menggunakan karakter-karakter tersebut. Tapi juga kasih bocoran buat membangkitkan rasa ingin tahu penonton tanpa menjelaskan apapun.
Dari visualnya ada momen-momen intens dan adegan konyol antara Yuji, Takaba, dan Megumi sambil menciptakan keseimbangan antara alur cerita gelap serial ini dan komedi. Nah, kabarnya nih detikers season ketiga bagian pertama dijadwalkan ada 12 episode.
Baca juga: 7 Anime Seru Tayang Mulai Januari 2026 |
(tia/dar)











































