Perang James Cameron vs Steven Spielberg di Kursi Sutradara Paling Cuan

Asep Syaifullah
|
detikPop
James Cameron
Foto: AFP via RNZ
Jakarta - Peta kekuasaan di dunia perfilman global berpotensi mengalami pergeseran besar. Gelar sutradara terlaris sepanjang masa yang selama bertahun-tahun identik dengan nama Steven Spielberg kini mulai goyah. Penyebabnya tak lain adalah laju kencang James Cameron yang terus mengejar lewat kesuksesan film terbarunya, Avatar: Fire and Ash.

Berdasarkan data box office terbaru per Januari 2026, jarak pendapatan antara Spielberg dan Cameron semakin menipis. Kondisi ini memicu spekulasi kuat bahwa pergantian takhta hanya tinggal menunggu waktu.

Mengutip data The Numbers (17/1), hingga saat ini Steven Spielberg masih berada di posisi teratas sebagai sutradara dengan akumulasi pendapatan kotor terbesar sepanjang sejarah. Dari 37 film yang ia sutradarai, Spielberg mengantongi total pendapatan mencapai US$10,69 miliar atau sekitar Rp167,8 triliun.

Namun tepat di belakangnya, James Cameron membuntuti dengan angka yang nyaris menyamai. Cameron telah mengumpulkan total pendapatan global sebesar US$10,13 miliar atau sekitar Rp159,1 triliun. Artinya, ia hanya membutuhkan tambahan sekitar US$560 juta lagi untuk resmi melampaui rekor Spielberg.

Meski masih unggul secara total, para pengamat industri menyoroti perbedaan mencolok dalam efektivitas keduanya. Cameron mencapai angka US$10,13 miliar hanya dari 15 film, dengan rata-rata pendapatan sekitar US$675 juta per film.

Sebaliknya, Spielberg membutuhkan 37 film untuk mengumpulkan US$10,69 miliar, dengan rata-rata pendapatan sekitar US$289 juta per film.

Keunggulan Cameron terletak pada konsistensinya menciptakan film yang menjadi fenomena global. Ia menjadi satu-satunya sutradara di dunia yang memiliki empat film dengan pendapatan di atas US$1 miliar, yakni Titanic, Avatar, Avatar: The Way of Water, dan Avatar: Fire and Ash.

Performa Avatar 3 menjadi faktor utama yang mempercepat pengejaran tersebut. Sejak dirilis pada Desember 2025, film ini terus mendominasi layar bioskop dunia dan belum menunjukkan penurunan signifikan. Dengan masa tayang yang masih panjang, target tambahan US$560 juta diperkirakan bisa tercapai sebelum kuartal kedua 2026.

Jika James Cameron berhasil merebut posisi teratas tahun ini, kursi tersebut diprediksi akan sulit digoyang dalam waktu lama. Cameron masih memiliki rencana besar dengan Avatar 4 dan Avatar 5, yang diyakini akan terus mendongkrak total pendapatannya ke level yang semakin jauh.

Sementara itu, meski tetap produktif, Spielberg belakangan lebih fokus pada film-film drama dan biografi yang cenderung tidak memiliki daya ledak komersial sebesar film aksi-fantasi berskala masif ala Cameron.

Kini publik hanya tinggal menunggu momen ketika situs-situs data box office resmi mengganti nama di puncak klasemen. Apakah Spielberg akan memberi kejutan lewat proyek berikutnya, atau James Cameron benar-benar akan naik takhta sebagai sutradara paling cuan sepanjang masa?


(ass/nu2)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO