Drake Dituntut Rp 77,5 M, Diduga Promosi Judi Ilegal-Pakai Bot Streaming

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Gokil! Sebelum Konser, Drake Pesan Ayam dan Kentang Goreng Rp 27 Juta
Foto: Site News
Jakarta - Awal tahun 2026 sepertinya jadi momen yang cukup berat buat rapper Drake. Kabar terbaru menyebutkan kalau pelantun Hotline Bling itu sedang terseret kasus hukum di Virginia, Amerika Serikat. Gak tanggung-tanggung, Drake dituntut bareng streamer Adin Ross dan platform judi online, Stake!

Melansir dari Rolling Stone, Minggu (4/1/2026), gugatan ini diajukan oleh dua warga Virginia, LaShawnna Ridley dan Tiffany Hines. Mereka menuduh Drake dan koleganya melanggar undang-undang RICO (undang-undang soal kejahatan terorganisir). Gak main-main, para penggugat menuntut ganti rugi minimal USD 5 juta atau sekitar Rp 83,5 miliar.

Para penggugat ini mengaku tergiur main judi di situs Stake gara-gara sering melihat promosi dari Drake, mulai dari sesi live streaming sampai bagi-bagi hadiah (giveaway). Padahal, di Virginia sendiri, aktivitas kasino online itu ilegal.

Ada tuduhan yang jauh lebih mengejutkan dalam dokumen pengadilan tersebut. Drake dituding menggunakan dana dari Stake untuk membiayai peternakan bot demi mendongkrak jumlah streaming lagu-lagunya di Spotify secara palsu agar terlihat makin hits. Padahal, Drake sendiri kabarnya punya kontrak kerja sama dengan Stake senilai USD 100 juta atau setara Rp 1,67 triliun!

Bicara soal judi, Drake memang dikenal punya hobi pasang taruhan dalam jumlah gila-gilaan. Pada Juni 2025 saja, ia pernah pamer kalau dirinya sudah memasang taruhan hingga USD 125 juta (sekitar Rp 2,08 triliun) dan berujung rugi sebanyak USD 8 juta atau sekitar Rp 133 miliar dalam sebulan.

Saking seringnya kalah taruhan, di kalangan netizen sampai muncul istilah Drake Curse, karena tim atau atlet yang didukungnya seringkali malah berakhir kalah.

Hingga saat ini, pihak Drake maupun Adin Ross masih bungkam dan belum memberikan komentar apa pun terkait gugatan tersebut. Kasus ini menambah panjang daftar masalah hukum Drake setelah sebelumnya ia juga kalah dalam gugatan pencemaran nama baik melawan Universal Music Group terkait lagu diss track milik Kendrick Lamar, Not Like Us.




(ahs/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO