Musisi Legendaris Denny Tsao Ditemukan Meninggal di Rumah
Mengutip laporan media Taiwan ETtoday, Bagian Pemadam Kebakaran Sanchong, Kota Taipei, menerima panggilan darurat dari anak baptis Denny Tsao sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Anak baptisnya dilaporkan datang dalam kondisi berlinang air mata saat menyampaikan situasi ayah baptisnya kepada petugas di lokasi kejadian.
Saat tim darurat tiba di kediamannya, Denny Tsao sudah tidak memberikan respons. Petugas menemukan adanya livor mortis atau perubahan warna kulit menjadi keunguan atau kemerahan setelah kematian, serta rigor mortis, yakni kondisi kekakuan otot yang muncul setelah seseorang meninggal dunia.
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kejahatan dalam kasus ini. Meskipun begitu, penyebab pasti kematian Denny Tsao masih membutuhkan penyelidikan lanjutan. Keluarga disebut memilih untuk tidak membawa Tsao ke rumah sakit, dan lokasi kejadian kemudian diserahkan sepenuhnya kepada polisi.
Sementara itu, petugas medis menilai kematian sang musisi kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi medis internal.
Kepergian Denny Tsao terasa makin mengejutkan publik karena ia diketahui masih sempat memperbarui akun media sosialnya pada dini hari, 29 Desember 2025. Namun, laporan lanjutan mengindikasikan sang seniman kemungkinan meninggal dunia beberapa waktu sebelum unggahan tersebut muncul.
Profil Denny Tsao
Nama Denny Tsao bukan sosok asing di industri hiburan Asia. Ia berkecimpung di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun. Kariernya melejit pada awal 1980-an lewat single hit Wild Youth yang dirilis pada 1982.
Tak hanya di musik, Tsao juga membintangi film berjudul sama pada 1982, bersama deretan aktor ternama seperti Kenny Bee, Sylvia Peng, dan Chu Hai-ling. Popularitasnya bahkan merambah ke luar Taiwan.
Sepanjang era 1980-an, Denny Tsao menjadi idola di Singapura dan Malaysia, dan kerap bolak-balik ke kedua negara tersebut untuk mempromosikan album-albumnya, menurut laporan Shin Min Daily News.
Di layar kaca, Tsao dikenal sebagai sosok yang blak-blakan, ceplas-ceplos, tapi penuh humor. Ia jadi wajah yang familier di berbagai acara variety show populer Taiwan, seperti Kangsi Coming dan Hot Door Night.
Penggemar juga mengingat kebiasaan uniknya di lokasi syuting, termasuk meniup peluit, serta jargon khasnya yang ikonik, "Chou Ba Guai", yang secara kasar berarti "kau makhluk jelek".
Selain bernyanyi dan berakting, Denny Tsao juga merambah dunia presenter. Ia menjadi anggota tetap acara Dragon Tiger Variety King dari 1998 hingga 2000, serta membawakan acara larut malam yang judul bahasa Cinanya dapat diterjemahkan sebagai Hot Girls Unite.
Denny Tsao diketahui tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak.
(dar/tia)











































