Video K-Talk: Calo-calo Tiket Konser K-Pop yang Makin Meresahkan
Pakar ekonomi menyebut fenomena calo meresahkan ini muncul karena ada permintaan yang tinggi. Belum lagi willingness to pay (kemauan untuk membeli) bikin calo ngelihat peluang buat mainin margin harganya. Tapi, di sisi lain, kalau kenaikan harganya sampai di atas 10%, pengamat menilai menduga ada keterlibatan mafia tiket.
"Kalau sampai 50 persen, 60 persen atau bahkan 100 persen, itu yang kemudian tidak bisa diklaim sebagai hukum pasar atau supply dan demand. Itu sudah adanya mafia ataupun adanya penipuan, yang kemudian harus ada tindakan yang lebih komprehensif," jelas Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi.
Fenomena ini sangat disayangkan mengingat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki rencana untuk memperbanyak konser K-Pop di Tanah Air. Rencana ini disampaikan setelah pertemuan Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada April lalu.
"Di dalam sebuah percakapan, disampaikan kepada, khusus untuk penggemar K-Pop, (Prabowo) berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pencinta K-Pop," jelas Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Apakah akan ada regulasi yang dibuat terkait hal ini? Kementerian Pariwisata memberikan jawaban kepada 20Detik. Cek selengkapnya di K-Talk!
