Jessie J Say Goodbye pada Medsos, Mau Fokus Healing
Ia mengatakan akan sejenak detoks digital dan ucapin selamat tinggal sama medsos. Hal itu diungkapkan lewat postingan terakhir yang diunggahnya ke Instagram.
"Saya ingin mengawali unggahan ini dengan mengatakan bahwa saya baik-baik saja. Kondisi saya memang tidak sedang prima, namun jauh dari kata terpuruk. Saya tahu orang bisa saja salah menafsirkan unggahan seperti ini," tulisnya di Instagram pada 7 September lalu.
Pelantun Throw It Away itu sedang merenungkan perjalanan kesehatan dan kehidupan pribadinya yang naik-turun. Dalam unggahan ini, ia ngaku sangat menyukai dunia tarik suara dan senang masih hidup sampai sekarang.
Tapi selama dua tahun terakhir, ia merasa hidupnya terasa ajaib, penuh kesuksesan, dan juga sangat sibuk.
"Saya sangat menikmati sebagian besar momen dalam dua tahun terakhir ini, meski ada kalanya saya merasa tidak menyukainya. Saya juga belajar banyak hal tentang diri sendiri, tentang apa yang saya inginkan dari hidup ini, dan terutama tentang bagaimana saya ingin menjalani hidup tersebut dan merasakan suasananya," tulisnya.
Selama dua tahun terakhir, ia pertama kalinya merilis album setelah 8 tahun. Dari AS, Jessie J pindah ke Inggris, lalu didiagnosis dan berhasil mengalahkan kanker payudara yang diidapnya. Ia pun menjalani tur keliling dunia, putus dengan pasangan hidupnya, mengurus toddler hingga mengelola sendiri medsos-nya.
Pada Juni 2025 lalu, penyanyi lagu Price Tag ini didiagnosis mengidap kanker payudara stadium awal. Ia menjalani mastektomi dan dinyatakan bebas kanker bulan Mei lalu. Sebulan berikutnya, Jessie J dan pasangannya, Chanan Safir Colman yang merupakan ayah dari putra mereka, Sky, umumin berpisah.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
