Britney Spears Minta Maaf ke Anak Soal Kesalahan Masa Lalu
Britney Spears mengawali pernyataannya dengan mengunggah foto masa kecil kedua putranya, Sean dan Jayden. Ia mengklaim baru mengetahui fakta lima tahun lalu kalau orang tuanya, Lynne dan Jamie Spears, sering membawa anak-anaknya ke pantai secara diam-diam sepanjang musim panas tanpa melibatkannya.
"Foto-foto yang saya lihat tentang ibu dan ayah saya secara rahasia di pantai sepanjang musim panas bersama anak-anak saya setiap akhir pekan membuat saya bertanya-tanya mengapa saya tidak menjadi bagian dari tamasya rahasia mereka yang keren itu," tulis Britney Spears dikutip detikpop, Sabtu (8/8/2026).
Mendengar fakta tersebut, ia merasa hancur secara mental karena tinggal di lingkungan yang membiarkan orang tuanya menjalani kehidupan rahasia bersama anak-anaknya. Ia mengaku sempat menangis selama dua bulan akibat kejadian tersebut.
Penyanyi lagu "Circus" itu juga kembali menyinggung masa sulit saat berada di bawah pengawasan hukum atau konservatori sang ayah selama 13 tahun. Ia mengklaim Jamie Spears pernah melarangnya pergi ke restoran karena merasa terganggu dengan perhatian paparazzi, setelah sebelumnya Britney Spears sempat ditahan di dalam rumah selama empat bulan.
"Saya tidak pernah menjadi diri saya yang asli. Saya dulunya sangat cerdas, namun 100 persen saya dicuci otak ke dalam sistem yang bodoh di mana setiap orang memanfaatkan saya," beber Britney Spears.
Melalui unggahan tersebut, Britney Spears secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anaknya dan publik atas perilaku serta kesalahannya di masa lalu.
Ia menjelaskan saat masih aktif tampil di panggung, niat dan pola pikirnya berada di bawah tekanan yang tidak sehat.
"Tidak sekalipun dalam 15 tahun itu menjadi diri saya sendiri. Saya merasa dipermalukan, malu, dan dipaksa untuk melakukan itu semua," ucapnya.
Britney Spears menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa saat ini identitas utamanya adalah sebagai seorang ibu. Ia menganggap semua orang adalah bintang di matanya, namun bagi dirinya sendiri, ia cukup menjadi "mamma" bagi anak-anaknya.
