Jos! Jerhemy Owen Tebang 10 Hektar Sawit Ilegal demi 250 Ribu Pohon di Aceh
Yup, Owen baru saja berhasil menanam lebih dari 250.000 pohon. Aksi ini menjadi bagian dari gerakan Wenanam yang kembali melambung tinggi usai sukses digelar di Jawa Barat dan Papua pada 2025 lalu.
Dalam keterangan pers, Rabu (29/7/2026), aksi Owen ini dipicu oleh keprihatinannya atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang merusak ekosistem hutan Sumatra pada akhir 2025.
Namun, proses pemulihan hutan ini ternyata tak cuma sekadar menancapkan bibit pohon di tanah. Sebagai langkah awal restorasi di Tenggulun, Aceh Tamiang, Owen bersama timnya mengambil tindakan tegas.
Nah tindakan tegas yang dimaksud adalah meratakan sekitar 10 hektare lahan sawit ilegal yang berdiri di kawasan hutan lindung.
Langkah berani ini sempat memicu pro-kontra mendalam di media sosial. Banyak netizen mempertanyakan alasan Owen dan tim menyapu bersih pohon sawit yang sudah berusia puluhan tahun.
Menanggapi kehebohan tersebut, Owen mengaku sama sekali tak gentar atau khawatir menghadapi kritik netizen. Ia menegaskan bahwa tindakannya sudah sesuai dengan regulasi dan perizinan yang berlaku.
"Lokasi yang kita tebang ada di kawasan hutan lindung. Di kawasan itu memang tidak boleh ada perkebunan sawit. Jadi sawit-sawit tersebut kita ganti dengan pohon yang lebih bermanfaat, baik untuk lingkungan maupun masyarakat sekitar," tegas Jerhemy Owen.
Untuk melancarkan misi raksasa ini, Owen gak bergerak sendirian. Ia merangkul berbagai organisasi kelas berat seperti Forum Konservasi Leuser, Kelompok Pengelola Hutan Wilayah VII, WWF Indonesia, Arei Outdoor Gear, serta platform Kitabisa.
Pohon yang ditanam pun bukan sembarangan, melainkan jenis tanaman agroforestri. Selain memulihkan fungsi konservasi, jenis pohon ini nantinya bisa dipanen dan memberikan nilai ekonomi langsung bagi warga lokal.
Bukan cuma itu, gerakan ini juga bekerja sama dengan Peusangan Elephant Conservation Initiative untuk mengembalikan habitat alami satwa liar yang terancam, khususnya Gajah Sumatra.
Bagi Owen, Wenanam bukan sekadar ajang pamer menanam pohon, melainkan gerakan untuk membuktikan bahwa masyarakat punya kekuatan besar jika bergerak bersama.
"Aku pengin kita bisa mengembalikan hutan-hutan yang rusak. Aku juga ingin membuktikan kalau masyarakat Indonesia punya niat besar, dan niat itu bisa diwujudkan menjadi aksi nyata," ungkapnya penuh semangat.
Top banget deh, Owen!
