Round Up
Kanye West Diduga Aniaya Pria di Hotel
Dalam dokumen gugatan, dikutip dari Music News, Rabu (15/4/2026), insiden itu disebut terjadi pada 16 April 2024 sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Kanye diduga mendekati seorang pria yang sedang duduk di area taman hotel sebelum akhirnya melakukan serangan.
"Tanpa peringatan, tergugat memukul penggugat di wajah," demikian isi dokumen gugatan, yang diajukan pada 13 Maret 2024 dan mencantumkan tuduhan serta tindakan kekerasan fisik secara sengaja yang menyebabkan tekanan emosional.
Pria tersebut dirahasiakan identitasnya dirahasiakan dan hanya disebut sebagai John Doe. Ia disebut sempat terjatuh, membentur kepala, hingga kehilangan kesadaran akibat pukulan tersebut. Ia juga menuduh Kanye terus melakukan pemukulan saat dirinya sudah tergeletak di tanah.
John Doe menegaskan tidak melakukan apa pun yang memicu serangan. Namun setelah kejadian, Kanye disebut, sempat menuduhnya melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang perempuan dalam rombongannya.
Pihak penggugat juga mengklaim memiliki rekaman video yang tidak menunjukkan adanya perilaku tidak pantas seperti tuduhan tersebut. Kuasa hukum John Doe, Robert Shapiro, menyebut gugatan diajukan secara anonim untuk menjaga privasi dan membuka peluang mediasi.
Hingga saat ini, pihak Kanye West belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Di sisi lain, ia juga tengah menghadapi sejumlah persoalan hukum lain di Los Angeles, termasuk sengketa ketenagakerjaan dalam proyek properti di Malibu.
(wes/pus)











































