Britney Spears Ditangkap karena Mengemudi dalam Pengaruh Alkohol
Setelah berita penangkapannya, seorang perwakilan Britney menyebutnya sebagai 'insiden yang disayangkan dan sama sekali gak dapat dimaafkan'. Juru bicaranya menegaskan Britney Spears bakal mematuhi hukum.
"Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah pertama dalam perubahan yang sudah lama tertunda yang perlu terjadi dalam hidup Britney," ungkap perwakilan Britney Spears, dilansir dari E!, Jumat (6/3/2026).
"Mudah-mudahan, dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dia butuhkan selama masa sulit ini," sambungnya.
Penangkapan Britney terjadi satu bulan setelah ia mengungkapkan bagaimana keterasingan yang berkelanjutan dari keluarga dan mempengaruhinya.
"Sebagai manusia, yang benar-benar kita inginkan hanyalah merasa terhubung satu sama lain dan tidak pernah merasa sendirian," tulis Britney dalam unggahan Instagram yang kemudian dihapus pada 4 Februari.
"Bagi kalian di keluarga yang mengatakan bahwa membantu kalian berarti mengisolasi kalian dan membuat kalian merasa sangat tersisih mereka salah. Kita bisa memaafkan sebagai manusia tetapi kita tidak pernah lupa. Kerinduan dan keinginan untuk berhubungan selalu sangat penting!!!" tegasnya lagi.
Selama hampir 14 tahun, Britney Spears ada dalam perwalian di bawah nama ayahnya, Jamie Spears. Perwalian itu berakhir pada 2021 lalu.
(tia/wes)











































