File Rahasia Jeffrey Epstein Dibuka, Foto Bareng Artis Dunia Bikin Heboh
Epstein dulu dikenal sebagai pemodal superkaya dengan pergaulan kelas atas. Banyak nama besar dari dunia hiburan, politik, sampai bisnis disebut pernah ada di sekitarnya. Tapi di balik gaya hidup glamor itu, ada kasus serius, kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.
Seperti dilansir BBC, kasusnya sendiri sudah lama banget. Epstein mulai diselidiki pada 2005 di Florida. Bukti saat itu sebenarnya cukup kuat, tapi dia cuma kena hukuman ringan pada 2008 lewat kesepakatan hukum yang sampai sekarang masih dipertanyakan.
Cerita ini balik mencuat pada 2019, ketika Epstein ditangkap lagi atas dakwaan perdagangan seks anak. Tapi proses hukumnya keburu terhenti.
Gak lama setelah ditahan, Epstein ditemukan tewas di sel penjara. Sejak itu, publik makin ramai mendesak agar semua yang berkaitan dengan kasus ini dibuka ke publik.
Selama bertahun-tahun penyelidikan, aparat mengumpulkan ribuan dokumen. Isinya macem-macem, dari laporan polisi, pengakuan korban, sampai foto dan video. Berkas-berkas inilah yang sekarang dikenal sebagai file Jeffrey Epstein.
Karena tekanan publik dan parlemen, DoJ akhirnya diwajibkan membuka file tersebut secara bertahap. Tujuannya biar kasus ini gak cuma berhenti di Epstein, tapi juga jelas apakah ada pihak lain yang terlibat.
Nah, di dokumen yang sudah dirilis, muncullah nama-nama besar. Sebut saja Michael Jackson, Diana Ross, Chris Tucker, sampai Mick Jagger. Beberapa foto memperlihatkan Epstein bareng mereka di berbagai acara.
Ada foto Epstein dengan Michael Jackson. Ada juga Mick Jagger yang terlihat berpose bareng Bill Clinton dan seorang perempuan yang wajahnya disensor. Di foto lain, Michael Jackson, Bill Clinton, dan Diana Ross bahkan terlihat ada di satu frame. Chris Tucker juga muncul, mulai dari duduk di meja makan bareng Clinton sampai foto di landasan pesawat bersama Ghislaine Maxwell.
Tapi perlu digarisbawahi, DoJ gak menjelaskan konteks, kapan atau di acara apa foto-foto itu diambil. Bagian yang paling penting, munculnya nama atau foto di dokumen ini bukan berarti orang-orang tersebut bersalah atau terlibat.
DoJ sendiri mengakui belum semua dokumen bisa dibuka. Banyak bagian masih disensor dengan alasan melindungi korban dan penyelidikan yang masih jalan. Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, bilang masih ada ratusan ribu halaman yang belum selesai dicek.
Apakah rilis berikutnya bakal benar-benar membuka tabir jaringan Epstein, atau justru bikin misterinya makin panjang.
(nu2/dar)











































