Round Up
Monica Lewinsky Masih Kena Cancel Culture Imbas Skandal dengan Bill Clinton
Hubungan tersebut lebih dari 30 tahun terjadi. Tapi aktivis yang saat ini berusia 52 tahun itu, ternyata masih merasakan imbas dari hinaan publik.
Dalam wawancara dengan surat kabar Inggris The Times, Lewinsky menyebut kisahnya sebagai sesuatu yang sangat menyakitkan.
Baca juga: El Rumi dan Syifa Hadju Lamaran Hari Ini |
Dalam ceritanya, Lewinsky, kala itu menjadi pekerja magang di Gedung Putih, menjalin hubungan dengan Clinton yang berusia 27 tahun lebih tua darinya. Menurut laporan The Times, Lewinsky mengira jatuh cinta pada politisi tersebut.
"Diri saya yang berusia 22 hingga 24 tahun mengalami hal-hal ini, percaya bahwa hal-hal ini ada. Saya masih tahu bahwa ada emosi yang nyata di sana," ujarnya.
Saat skandal itu diketahui banyak orang, Clinton yang kala itu berusia 49 tahun sempat membantah hubungan dengan Lewinsky.
Namun ketika Bill Clinton menyatakan, "Saya tidak berhubungan seks dengan wanita itu," Lewinsky mengatakan ia harus menanggung beban besar dari cara peristiwa itu berkembang.
"Itu adalah bentuk gaslighting," katanya.
"Saya rasa itulah yang saya alami dalam skala yang cukup besar. Itu sangat menghancurkan," kata Lewinsky.
Rincian hubungan mereka kemudian dipublikasikan dalam Laporan Starr, laporan pemerintah federal yang dibuat oleh penasihat independen Ken Starr. Sejak saat itu, Lewinsky mengaku dipermalukan selama bertahun-tahun setelah perselingkuhan tersebut menjadi sorotan dunia.
Skandal tersebut juga menyeret Clinton ke sidang pemakzulan pada Desember 1998. Meski begitu, ia akhirnya dibebaskan dari tuduhan.
Baca juga: Inara Rusli dan Insanul Fahmi Damai! |
Sorotan media yang masif membuat Lewinsky sempat berada di titik terendah dalam hidupnya. Ia bahkan mengaku pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri hidup.
Lewinsky mengatakan kepada The Times, "penghinaan publik itu sangat menyakitkan, hidup hampir tak tertahankan."
Meski hampir kehilangan segalanya, Lewinsky merasa Clinton justru lebih mudah lolos dari kritik publik dibandingkan dirinya.
"Saya sudah hampir 30 tahun tidak berbicara dengannya dan saya tidak tahu bagaimana keadaan batinnya," katanya.
"Saya rasa dia lebih banyak melarikan diri daripada saya," ujarnya.
(wes/pus)











































