Cerita Pangeran Harry Hampir Bikin Tato saat Mabuk di Las Vegas
Dalam memoarnya yang berjudul Spare, Harry mengungkapkan kalau dirinya hampir saja punya kenang-kenangan permanen berupa tato di kakinya.
Saat itu, Harry merasa sangat bersemangat setelah seharian berpesta dan minum-minum di Las Vegas. Ia merasa sedang berada di puncak kebebasannya dan ingin mengabadikan momen tersebut dengan cara yang ekstrem.
"Saya merasa butuh sesuatu untuk mengenang perjalanan ini. Sesuatu untuk melambangkan rasa kebebasan saya, rasa carpe diem saya. Misalnya... tato? Ya! Itu ide yang pas!" tulis Pangeran Harry dalam bukunya dilansir dari People, Jumat (16/1/2026).
Idenya saat itu adalah membuat tato peta Botswana tepat di bagian kakinya. Dengan penuh semangat, ia pun langsung mendatangi pengawalnya, Billy the Rock, dan teman-temannya untuk memberi tahu rencana tersebut.
Reaksi teman-temannya justru di luar dugaan. Bukannya mendukung, mereka pasang badan dan melarang keras Harry untuk mendekati studio tato mana pun malam itu.
"Teman-teman saya berjanji akan menghentikan saya secara fisik. Mereka bilang saya tidak boleh bikin tato, tidak dalam pengawasan mereka, apalagi tato kaki bergambar Botswana. Mereka mengancam akan menahan saya atau memukul saya sampai pingsan kalau perlu. Tato itu permanen, selamanya!" kenang Harry.
Karena diancam bakal dihajar teman-temannya, Harry akhirnya menyerah dan menunda niatnya. Tapi siapa sangka, meski gak jadi punya tato, malam itu tetap meninggalkan jejak yang jauh lebih memalukan.
Baca juga: 5 Drama China Paling Hype di Awal 2026 |
Hanya beberapa jam setelah perdebatan tato itu, Harry terjebak dalam permainan strip pool (biliar lepas baju) yang fotonya bocor ke berbagai tabloid dunia keesokan harinya.
"Foto-foto itu tidak akan pernah hilang. Mereka permanen. Foto-foto itu membuat tato kaki bergambar Botswana terlihat seperti cuma bercak tinta biasa," pungkasnya.
