×
Ad

Otak Bruce Willis Didonasikan untuk Penelitian, Istri Balas Netizen Julid

tim detikcom - detikPop
Sabtu, 29 Nov 2025 05:30 WIB
Foto: Instagram @brucewillisbw
Jakarta -

Kabar mengenai aktor legendaris Bruce Willis yang menderita Demensia Frontotemporal (FTD) memang menyentuh hati banyak orang. Di tengah perjuangannya melawan penyakit degeneratif ini, keluarga besar Willis kini mengambil keputusan besar yang sangat mulia: mendonasikan otak Bruce Willis untuk kepentingan penelitian ilmiah.

Keputusan ini bukan hanya menunjukkan dukungan luar biasa dari keluarga, tetapi juga upaya tulus untuk membantu jutaan orang lain yang menderita penyakit serupa.

Keputusan untuk mendonasikan otak Bruce Willis ini pertama kali dikonfirmasi oleh sumber terdekat keluarga. Meskipun kedengarannya ekstrem, langkah ini adalah harapan terbesar dalam melawan FTD, jenis demensia yang memengaruhi kepribadian, perilaku, dan kemampuan berbahasa.

Organisasi penelitian demensia akan menggunakan jaringan otak Bruce Willis setelah ia meninggal dunia. Jaringan ini sangat penting untuk memahami secara mendalam akar penyebab FTD, mengembangkan pengobatan baru, atau bahkan menemukan potensi penyembuhan.

Keluarga Bruce Willis berharap agar perjuangan sang aktor tidak berakhir sia-sia. Dengan mendonasikan otaknya, ia bisa berkontribusi besar pada ilmu pengetahuan, memberi harapan bagi keluarga lain yang bergumul dengan FTD, dan memastikan bahwa penelitian mengenai penyakit ini bisa melompat lebih jauh.

Keluarga besar Willis-termasuk istrinya saat ini, Emma Heming Willis, dan mantan istri, Demi Moore, beserta kelima anak mereka-mendukung penuh keputusan ini. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran publik tentang FTD.

Perjuangan merawat suami tercinta yang mengidap demensia jelas bukan hal mudah. Namun, penderitaan Emma Heming Willis semakin bertambah karena ia sempat menjadi sasaran nyinyiran atau komentar julid dari netizen di media sosial.

Emma, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam merawat Bruce dan menyuarakan kondisi suaminya, pernah mengungkapkan kekesalannya.

Beberapa waktu lalu, Emma mengunggah konten yang menunjukkan bahwa ia masih berusaha menikmati hidup, seperti berolahraga atau sekadar berjalan-jalan. Konten ini ternyata memicu kritik dan pandangan negatif dari sebagian netizen yang menganggap Emma terlalu santai atau bahkan dituding tidak menderita dengan kondisi suaminya.

Gerah dengan komentar yang minim empati, Emma Heming Willis akhirnya memberi balasan menohok melalui unggahan video emosional. Ia menjelaskan bahwa merawat penderita demensia adalah perjuangan fisik dan emosional yang tiada akhir, yang hanya bisa dimengerti oleh mereka yang mengalaminya.

"Jika kalian berpikir saya menjalani hidup yang baik, itu bukan karena saya baik-baik saja... Saya harus berjuang setiap hari untuk menjadi yang terbaik bagi diri saya sendiri. Saya juga harus berjuang untuk menjadi yang terbaik bagi suami dan anak-anak saya. Orang-orang yang merawat penderita demensia tahu, ini adalah pekerjaan yang melelahkan," ucapnya dilansir dari Independent.

Emma menjelaskan bahwa bagi seorang perawat, penting untuk sesekali mengambil waktu untuk diri sendiri (self-care) agar bisa tetap berfungsi dan kuat. Kritik dari netizen yang tidak memahami kesulitan merawat penderita FTD dinilainya sangat tidak adil.

Kisah Bruce Willis dan keluarganya adalah pelajaran berharga tentang cinta, ketahanan, dan pentingnya kesadaran terhadap kesehatan mental. Keputusan untuk mendonasikan otaknya bukan hanya untuk kebaikan sains, tetapi juga menjadi warisan abadi dari Bruce Willis-bahwa bahkan di akhir perjuangannya, ia tetap menjadi pahlawan yang berjuang demi masa depan yang lebih baik bagi orang lain.

Sementara itu, Emma terus berjuang melawan stigma dan komentar miring, menunjukkan bahwa kekuatan keluarga adalah yang utama dalam menghadapi penyakit seberat FTD.



Simak Video "Video: Keluarga akan Donorkan Otak Bruce Willis untuk Riset Demensia"

(ass/pus)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork