SkyAvenue 2026 Hadirkan Naykilla-Raisa, Angkat Isu Pemanasan Global

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
SMA Labschool Kebayoran menggelar festival seni tahunan SkyAvenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Ini merupakan gelaran SkyAvenue ke-21 sepanjang sejarah pensi tersebut.
(Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom) SMA Labschool Kebayoran menggelar festival seni tahunan SkyAvenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Ini merupakan gelaran SkyAvenue ke-21 sepanjang sejarah pensi tersebut.
Jakarta - SMA Labschool Kebayoran kembali menggelar festival seni tahunan SkyAvenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Ini merupakan gelaran ke-21 sepanjang sejarah pensi tersebut.

Festival ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas melalui pertunjukan musik, seni, dan kampanye sosial yang seluruh proses penyelenggaraannya dikelola langsung oleh para siswa.

Wakil Ketua Pelaksana SkyAvenue 2026, Rafi, mengatakan tahun ini pihaknya menghadirkan deretan musisi papan atas yang tak kalah meriah dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

"Tahun ini tentu kita menghadirkan guest star yang enggak kalah keren daripada tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu kami menghadirkan Sheila On 7, sedangkan tahun ini ada Dewa feat Ari Lasso dan Marcello Tahitoe. Selain itu juga ada Naykilla, RAN, Kahitna, dan Raisa," kata Rafi kepada detikcom di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Tak hanya menyuguhkan hiburan, SkyAvenue 2026 juga tetap mengusung kampanye lingkungan. Ketua Pelaksana SkyAvenue 2026, Nadif Safei Daulay, mengatakan tema yang diangkat tahun ini berfokus pada isu pemanasan global.

"Kalau tahun lalu fokusnya terhadap isu sampah plastik di lautan, tahun ini kami mengangkat isu pemanasan global. Alhamdulillah kami kembali meraih rekor MURI melalui replika pohon dari kain bekas terbesar di Indonesia. Itu menjadi salah satu bentuk komitmen kami terhadap isu-isu lingkungan," ujarnya.

SMA Labschool Kebayoran menggelar festival seni tahunan SkyAvenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Ini merupakan gelaran SkyAvenue ke-21 sepanjang sejarah pensi tersebut.SMA Labschool Kebayoran menggelar festival seni tahunan SkyAvenue 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Ini merupakan gelaran SkyAvenue ke-21 sepanjang sejarah pensi tersebut. Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom

Menurut Nadif, proses pembuatan instalasi tersebut memakan waktu sekitar satu tahun. Separuh waktu digunakan untuk merancang konsep, sedangkan enam bulan berikutnya untuk merealisasikan karya tersebut.

"Perencanaan konsep memakan waktu paling lama karena kami berpikir bagaimana menghadirkan sesuatu yang berbeda dan lebih baik dari instalasi tahun lalu. Setelah itu proses realisasinya juga sekitar enam bulan. Seluruh panitia dan siswa SMA Labschool Kebayoran turun langsung mengumpulkan kain bekas, merangkai, hingga membuat instalasi tersebut," jelasnya.

Dari sisi antusiasme pengunjung, Rafi mengungkapkan penjualan tiket mendapat respons yang sangat baik. Seluruh tiket pada setiap sesi presale habis terjual hanya dalam hitungan menit.

"Awalnya kami membuka Presale A, Presale B, dan Presale C. Alhamdulillah setiap presale sold out dalam kurang dari lima menit. Setelah itu kami buka penjualan normal ticket dan sekarang seluruh kategori tiket sudah sold out," kata Rafi.

Ia menyebut jumlah tiket yang dilepas kepada penonton mencapai sekitar 5.600 lembar.

"Kita di sekitar 5.600 penonton," imbuhnya.

Menutup wawancara, Nadif berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh pihak yang hadir.

"Semoga hari ini acara SkyAvenue 2026 bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan, semua kondusif, dan semua pihak yang terlibat pada hari ini dapat pulang dengan hati yang gembira dan membawa kenangan yang bermakna," pungkasnya.

(fbr/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO