Cecil Yang Sindir Si Paling Janji Manis dengan CingCong

Dicky Ardian
|
detikPop
Ccil Yang
Foto: Cécil Yang
Jakarta - Pernah gak sih lo berhadapan sama orang yang hobinya melontarkan janji-janji manis, tapi pas ditagih buktinya malah nol besar? Pengalaman nyebelin akibat bertemu sosok yang cuma banyak bicara tanpa pernah ada tindakan nyata inilah yang menjadi pemantik utama di balik lahirnya karya terbaru dari musisi Cécil Yang.

Awalnya, kisah ini dipicu oleh pengalaman personal Cécil saat berurusan dengan seseorang yang gemar memberi harapan hampa. Namun makin ke sini, ia sadar kalau fenomena OmDo alias Omong Doang ini gak cuma terjadi di hubungan asmara saja, melainkan sering melanda relasi pertemanan, ikatan keluarga, hingga sahabat terdekat.

"Lagu ini berangkat dari pengalaman aku bertemu seseorang yang banyak janji dan banyak bicara, tetapi nggak pernah ada aksi nyata. Lama-lama aku merasa eneg. Ternyata, hal seperti ini bukan cuma terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga bisa dengan teman, keluarga, atau sahabat," ujar Cécil.

Rasa jengah dan eneg yang terakumulasi itu akhirnya dikemas secara apik oleh Cécil Yang menjadi sebuah single bernuansa hip-hop bertajuk CingCong, gengs!

Lewat karya terbarunya ini, ia ingin menyuarakan keresahan yang dekat dengan kehidupan banyak orang menjadi sebuah trek yang fun, tajam, sekaligus gampang melekat di ingatan.

Melalui CingCong, Cécil menempatkan dirinya sebagai wadah berekspresi bagi siapa saja yang sudah muak menghadapi serangkaian alasan yang terus diulang tanpa pembuktian nyata.

"Aku ingin lagu ini bisa mewakili orang-orang yang mungkin sudah muak, lelah, dan nggak tahu lagi harus berkata apa. Kalau memang bisa melakukan sesuatu, lebih baik dibuktikan daripada terus-menerus diucapkan," lanjutnya.

Secara eksplorasi musikal, CingCong menjadi ranah pembuktian baru bagi perjalanan karier Cécil. Berbeda dari rilisan sebelumnya, kali ini ia memilih membalut liriknya dengan dominasi bahasa Indonesia agar pesannya terasa kian dekat dengan pergaulan sehari-hari para pendengarnya, guys.

Warna musik hip-hop yang makin kental juga dipadukan dengan konsep koreografi dance yang energik namun tetap asyik buat dinikmati.

Proses penggarapannya sendiri diakui menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam memilah diksi bahasa Indonesia yang pas untuk mewakili emosi serta karakternya.

Beruntung dalam penulisan liriknya, Cécil mendapat dukungan dari nama-nama beken seperti Angga, Wizzy, dan Rayi, serta tim produksi hingga visual yang solid.

Buat melengkapi pesan utamanya, Cécil menghadirkan konsep visualizer unik yang menggaet para pelaku freestyle bola profesional. Para freestyler ini dipilih sebagai simbol nyata dari orang-orang yang gak perlu banyak obral kata-kata, karena kemampuan mereka sudah berbicara lewat proses latihan dan aksi nyata di lapangan.

Konsep visualnya juga kian estetik berkat sentuhan atmosfer serta vibes khas Jakarta yang menonjolkan identitas proyek ini.

"Aku ingin mengangkat orang-orang yang benar-benar membuktikan kemampuannya lewat tindakan nyata. Mereka terus berlatih, bahkan saat nggak ada orang yang melihat prosesnya. Buat aku, itu sejalan banget dengan pesan CingCong," kata Cécil.

(dar/dar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO