Drummer Cillik Shelyn Adlyani Makin Pede Jamming Bareng Band Lokal
Bocah asal Sorong, Papua, ini tak hanya piawai memainkan drum, tetapi juga mulai mendapat kesempatan tampil bersama band lokal. Belum lama ini, Shelyn diajak manggung bersama grup band Selagi Atmost.
Kesempatan seperti ini, menjadi pengalaman menarik buat Shelyn menunjukkan kemampuannya bermain drum di hadapan penonton bersama para musisi yang lebih dewasa.
Siswi kelas 3 SD Golden Gate Sorong itu mengiringi Selagi Atmost membawakan sejumlah lagu populer. Selama kurang lebih tiga jam, Shelyn memainkan drum untuk mengiringi lagu-lagu yang akrab di telinga masyarakat.
Beberapa lagu yang dibawakan di antaranya Tabola Bale, Tor Monitor, Pergi Pagi Pulang Pagi, Ngapain Mo Repot, Cari Jodoh, Puspa, 4 Mata, Ojo Dibandingke, hingga Cari Pacar Lagi.
Shelyn santai menceritakan kegemarannya bermain drum sejak usia 6 tahun. Kemampuan Shelyn memainkan drum bukan sesuatu yang didapat secara instan
Bocah kelahiran Sorong, 5 Maret 2018, itu telah mengenal beberapa alat musik sebelum akhirnya menekuni drum. Untuk mengasah kemampuannya, Shelyn rutin berlatih di Purwacaraka Music Sorong di bawah bimbingan Yada Simamora.
Ia mempelajari teknik dasar bermain drum, hingga mengembangkan kemampuan menjaga ritme ketika mengiringi lagu. Keseriusannya dalam berlatih membuat Shelyn mulai mendapatkan berbagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.
Ia pernah diundang menjadi bintang tamu di sejumlah podcast dan media, serta memperoleh kesempatan tampil bersama beberapa grup musik. Nama Shelyn juga dikenal lewat kemampuannya memainkan lagu Tabola Bale. Bahkan, ia pernah bertemu dengan Juan Reza, salah satu musisi yang menjadi inspirasinya.
Pertemuan tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi Shelyn. Saat diperkenalkan sebagai drummer yang kerap memainkan lagu Tabola Bale, Juan Reza menyambutnya dengan hangat dan mengajaknya berfoto bersama.
"Drummer Tabola Bale? Oh iya? Kamu cantik sekali," ujar Juan Reza saat bertemu Shelyn dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2026).
Di balik aktivitasnya sebagai drummer cilik, Shelyn mempunyai beragam minat. Selain bermusik, ia juga menyukai kegiatan menembak, diving, dan panjat tebing.
Shelyn tidak ingin berhenti hanya pada satu instrumen musik. Selain drum, ia belajar memainkan gitar dan keyboard untuk memperluas kemampuan bermusiknya.
Baginya, menguasai berbagai alat musik dapat membuka lebih banyak ruang untuk berkreasi. Ia juga ingin menggunakan kemampuannya untuk memberikan kebahagiaan kepada orang-orang di sekitarnya.
"Aku ingin bisa main banyak alat musik supaya bisa menghibur teman-teman dan guru di sekolah," aku Shelyn.
Keinginan sederhana itu menjadi salah satu alasan Shelyn terus belajar dan mengembangkan bakatnya. Kesempatan manggung bersama Selagi Atmost pun menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan musiknya.
Di usianya yang masih delapan tahun, Shelyn telah berani tampil bersama band lokal dan mengiringi berbagai lagu selama berjam-jam. Tentu apa yang dilakukan Shelyn ini bukan hal mudah.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
