Rumahsakit Kejebak di Kalimantan, Singgung Kasus Bagasi : Semua Band Punya 'Masalah'

Pingkan Anggraini
|
detikPop
rumahsakit
Foto: Dok.Pingkan/ detikcom
Jakarta - Kasus bagasi band belakangan ramai ikut bikin kehidupan di balik panggung jadi sorotan. Di tengah perbincangan tersebut, rumahsakit yang sudah lama melalang buana di dunia musik ternyata punya cerita sendiri soal drama perjalanan manggung luar kota.

Band yang digawangi Fadli, Arief, Mickey dan Mrky itu mengaku pernah mengalami situasi yang gak kalah bikin ribet saat menjalani perjalanan manggung. Salah satunya ketika mereka berada di Pontianak, Kalimantan belum lama ini.

Sang drummer, Fadli menceritakan momen ketika rumahsakit sempat tertahan selama dua hari dan gak bisa pulang. Dalam wawancara, ia menyebut kondisi di lokasi berkaitan dengan asap dan sebelumnya juga menyebut abu vulkanik.

"Kita kemarin di Kota Pontianak dua hari gak bisa pulang gara-gara abu vulkanik," ujar Fadli saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Pengalaman itu kemudian dibawa Fadli ketika membahas isu barang bawaan band yang sedang ramai menyeret nama Juicy Juicy.

Menurutnya, persoalan seperti bagasi sebenarnya bisa saja dialami oleh band mana pun. Hanya saja, gak semua kejadian berakhir menjadi konsumsi publik.

"Jangan pernah menyangka bahwa kejadian yang kayak mereka gak kejadian di kita. Pernah juga kita, tapi sayangnya kita memang gak diliput karena gak penting kali ya," tutur Fadli berseloroh.

Buat rumahsakit, urusan membawa perlengkapan saat manggung memang gak bisa disamaratakan. Setiap band dan manajemen punya aturan serta sistem sendiri dalam mengatur barang bawaan mereka.

Fadli yang juga punya latar belakang di bidang tersebut merasa rumahsakit sendiri berusaha menyesuaikan kebutuhan ketika melakukan perjalanan. Mereka juga masih menggunakan barang vendor dalam sejumlah kesempatan.

"Kita sangat menyesuaikanlah kalau kita sih ya. Artinya bukan kita bilang bahwa setiap manajemen, setiap band, setiap rules-nya dari setiap band itu beda-beda," jelasnya.

Karena itu, Fadli menilai komunikasi antara band dan penyelenggara tetap menjadi salah satu hal penting ketika muncul persoalan di lapangan.

Menurut Mrky, sang gitaris, ada banyak faktor yang perlu dilihat sebelum menilai persoalan yang terjadi dalam perjalanan sebuah band. Kondisi penyelenggara dan lokasi acara juga disebut bisa memengaruhi cara sebuah masalah diselesaikan.

"Banyak faktor yang bisa kita ambil. Faktor-faktor itu harus kita lihat dari semua sisi tuh. Ini kota mana sih, kota kecil. Panitianya se-gede apa sih, nah itu kan faktor-faktor yang gak bisa kita indahkan," kata Mrky.

Fadli pun menegaskan bahwa pengalaman rumahsakit menunjukkan kehidupan band ketika melakukan perjalanan gak selalu mulus. Ada kalanya masalah datang dari hal-hal yang berada di luar kendali mereka.

"Menurut aku sih semua pasti ginilah, punya cara masing-masing. Jadi ya bukan riding the wave jawaban yang enak ya. Setiap band tuh ada aja masalahnya," tutur Fadli.

(pig/ass)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO