Natalie Imbruglia Kenang Audisi Terburuk dalam Kariernya

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
LOS ANGELES, CA - NOVEMBER 17:  Singer/actress Natalie Imbruglia arrives at the 16th Annual GQ Men Of The Year Party at Chateau Marmont on November 17, 2011 in Los Angeles, California.  (Photo by Frazer Harrison/Getty Images)
Foto: Natalie Imbruglia (Photo by Frazer Harrison/Getty Images)
Jakarta - Penyanyi asal Australia, Natalie Imbruglia, kembali meramaikan industri musik dengan meluncurkan album ketujuhnya yang bertajuk Algorithm.

Di tengah momen perilisan ini, ia menceritakan berbagai pengalaman unik dan menantang sepanjang kariernya, termasuk salah satu audisi film yang membuatnya merasa tidak nyaman.

Natalie Imbruglia mengungkapkan ia pernah mengikuti audisi untuk peran utama Satine dalam film musikal populer Moulin Rouge arahan sutradara Baz Luhrmann.

Dalam proses seleksi tersebut, ia diminta untuk memperagakan ekspresi orgasme sebagai bagian dari tuntutan naskah.

"Audisinya kurang lebih adalah 'cobalah berakting orgasme'. Karena saya pikir hal itu memang terjadi dalam film tersebut," kata Natalie Imbruglia dikutip dari BBC, Minggu (6/9/2026).

Meskipun begitu, Natalie Imbruglia menegaskan permintaan tersebut murni untuk kebutuhan peran dan bukan merupakan tindakan pelecehan di industri film.

Namun, ia mengaku tetap merasa aneh dan ingin segera bertemu ibunya setelah meninggalkan ruangan audisi karena suasana yang dirasakannya saat itu.

"Saya ingat meninggalkan tempat itu dan merasa sangat tidak enak. Rasanya mengerikan. Saya merasa ingin mencari ibu saya," lanjutnya.

Selain cerita audisi, penyanyi berusia 51 tahun ini juga terbuka mengenai kondisi kesehatan mentalnya. Ia mengaku sedang berjuang menghadapi masa perimenopause yang memperparah gejala ADHD yang dideritanya.

Ia mengalami kabut otak, gangguan kesadaran spasial, hingga kecemasan yang meningkat tajam.

"Perimenopause bukan hanya soal hormon, tetapi juga berkaitan dengan pikiran. Otak membutuhkan estrogen untuk berfungsi, sehingga saat kadarnya berfluktuasi, hal itu memengaruhi kesadaran spasial saya," jelasnya.

Kondisi ini sempat mencapai puncaknya saat ia menjalani tur konser. Natalie Imbruglia mengaku mengalami demam panggung yang sangat parah dan menjadi sangat sensitif terhadap suara. Hal ini membuatnya bersikap temperamental terhadap tim kerjanya, hingga ia sempat terpikir untuk berhenti dari profesinya sebagai penyanyi.

"Saya memberi tahu rekan penulis saya bahwa saya harus berhenti dari pekerjaan ini karena saya tidak tahan dengan cara saya memperlakukan orang lain sebelum pertunjukan," pungkasnya.

Natalie Imbruglia memulai kariernya sebagai aktris dalam opera sabun Australia berjudul Neighbours sebelum akhirnya pindah ke London dan meraih kesuksesan global lewat lagu "Torn" pada 1997.

Melalui album terbarunya yang dirilis lewat label mandiri bernama Landgirl, ia mencoba merangkul segala kekurangan dan kerentanan emosional yang dialaminya.

Album Algorithm mengeksplorasi berbagai tema mulai dari kesehatan mental hingga ketergantungan terhadap teori konspirasi di internet.

Natalie menyatakan melalui proses penulisan lagu ini, ia mendapatkan apresiasi lebih terhadap kemampuan dirinya sendiri dalam menghadapi berbagai fase kehidupan.

(ahs/ass)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO