Sempat Ke-ghosting Jason Ranti, Dongker Akhirnya Rilis Album Melankolia Radikal

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Unit punk Bandung, Dongker, rilis album Melankolia Radikal dengan cover kontroversial karya Agan Harahap.
Foto: Dokumentasi
Jakarta - Gengs, mana nih suaranya para pemuja musik raw dan penuh energi? Unit punk kebanggaan Bandung, Dongker, baru aja resmi menetaskan karya terbaru mereka yang udah ditunggu-tunggu.

Yup, Arno, Delpi, dan Dzikrie akhirnya merilis album penuh bertajuk Melankolia Radikal!

Album ini gak main-main karena berisi 11 track yang siap bikin telinga kamu panas. Di dalamnya ada tiga single yang mungkin udah sering kamu dengerin di playlist, kayak Takbir Terdengar Kejam, Lautan Bunga Terang, dan Lagu Selepas Hujan.

Tapi tau gak sih, ternyata ada cerita 'ngeri-ngeri sedap' di balik pembuatannya yang sempet mandek di tengah jalan?

Dongker buka-bukaan album ini sebenarnya udah mulai dicicil sejak lama, tepatnya akhir 2024. Tapi, rencana tinggal rencana karena tiba-tiba ada 'gangguan' menyenangkan dari musisi nyentrik, Jason Ranti alias Mas Jeje.

"Jadi, album ini sebenarnya mulai ditulis tahun 2024, eh akhir 2024 lah. Tercipta tiga lagu awalnya, yang track pertama, kedua, dan ketiga, Selamat Malam Tuhan, Kukubur Trauma, dan Metafora Berpelukan," curhat Delpi saat ditemui di Kalibata, Jakarta Selatan.

Nah, di tengah semangat membara bikin album solo, mereka malah ketemu Mas Jeje dan malah keasyikan bikin proyek kolaborasi bertajuk I Don't Know and I Dongker. Alhasil, pengerjaan album solo mereka pun terpaksa masuk mode silent alias di-pause.

Untungnya, setelah urusan sama Mas Jeje kelar, mereka gak lupa pulang ke rumah.

"Setelah album itu selesai promo, kami di akhir 2025 baru mulai start bikin lagu lagi, yang mana akhirnya tercipta delapan lagu sisanya," lanjutnya.

Gak cuma soal pengerjaannya yang penuh drama, pemilihan judul Melankolia Radikal pun punya sejarah yang unik. Arno mengaku kalau judul itu gak muncul dari langit, melainkan hasil berburu inspirasi di perpustakaan pribadi lewat sebuah buku karya Harry Surasman.

"Jadi ada buku berjudul Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan, gitu. Eh, Seperti Api di Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan. Ada beberapa halaman yang saya baca, dan emang tujuannya dulu cari inspirasi gitu, dan nemulah kata Melankolia Radikal gitu. Dan akhirnya digunakanlah oleh kami untuk jadi album, judul album, karena terdengar mewakili semua gagasan track dari album itu," ungkap Arno.

Wah, bener-bener definisi effort buat cari vibes yang pas ya, gengs! Buat kamu yang lagi ngerasa hidup lagi melankolis tapi tetep pengen berontak secara radikal, album ini fix bakal jadi anthem baru di 2026. Sikat!

(pig/tia)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO