Angan Senja Dibalik Peremajaan Musik-musik Efek Rumah Kaca

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Angan Senja, putra Cholil Mahmud, debut sebagai produser lagu ERK Matilah Kau Mati. Kolaborasi ini menambah warna baru dalam musik Efek Rumah Kaca.
Foto: Pingkan Anggraini/detikcom
Jakarta - Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Peribahasa ini pas banget buat menggambarkan sosok Angan Senja, atau yang akrab disapa Knogg, putra dari vokalis Efek Rumah Kaca (ERK), Cholil Mahmud.

Yup, sekarang Angan makin mantap mengekor jejak sang ayah dengan terjun langsung dan fokus di dunia musik. Sesekali langkahnya beriringan dengan ERK.

Keterlibatan Angan di ranah musik ERK sebenarnya bukan cerita baru. Beberapa tahun lalu, ia sempat menyumbangkan suara trompetnya dalam album Rimpang. Namun kali ini, peran Angan jauh lebih krusial.

Ya, ia dipercaya menjadi produser untuk lagu Matilah Kau Mati, sebuah karya spesial ERK yang digarap spesial menjadi soundtrack film adaptasi novel Laut Bercerita.

Meski ini menjadi debut pertamanya memproduseri lagu ERK secara penuh, Cholil Mahmud mengaku sangat terbuka untuk terus berkolaborasi dengan putranya di project mendatang.

Hal itu terungkap dalam sesi wawancara santai bersama detikpop, Senin (24/8/2026).

"Ini pertama kali, pertama kali ERK diproduserin oleh Angan, ya. Angan pernah ngisi trompet di album Rimpang sih," ujar Cholil Mahmud.

Angan tersipu mendengar ucapan sang ayah. Ia turut menjelaskan beberapa part yang ia tambahkan pada Matilah Kau Mati sehingga terdengar lebih energik.

Lalu Cholil maupun Angan saling tertawa ketika kedepannya melangkah bersama dibalik nama Efek Rumah Kaca.

Selayaknya seorang anak kepada ayahnya, Angan pun berseloroh menanyakan bayaran untuknya.

"Pikir-pikir dulu, duitnya mana?" seloroh Angan lalu disambut rangkulan dari Cholil Mahmud.

"Ya, perlu dibayar ya. Tertarik, tertarik untuk bisa bekerja sama lagi dengan Angan," sahut Cholil sambil tertawa.

Candaan khas bapak-anak ini memperlihatkan dinamika unik di antara keduanya. Cholil menegaskan bahwa secara profesional ERK sangat tertarik untuk kembali menggaet sentuhan dingin Angan di karya-karya ERK selanjutnya.

Kehadiran Angan terbukti memberi warna baru yang lebih segar dan eksploratif bagi ERK. Ya, hal ini membuktikan bahwa regenerasi musik dalam tubuh ERK berjalan dengan begitu alami.



(pig/pus)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO