Mario G Klau dan Cerita di Balik Lagu-lagu yang Diciptakan

Dicky Ardian
|
detikPop
Mario G Klau
Foto: Mario G Klau
Jakarta - Mario G Klau dikenal sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Namun, perjalanan bermusiknya tidak hanya berlangsung di atas panggung karena Mario juga aktif menciptakan lagu untuk dirinya sendiri maupun penyanyi lain.

Kemampuan menulis lagu bahkan menjadi bagian penting dalam kariernya. Meski lebih nyaman berada di depan layar, Mario menyadari Tuhan memberinya kemampuan lain untuk berkembang sebagai songwriter.

"Sebenernya kalau mau ditanya lebih nyaman di belakang layar atau di depan, gue lebih nyaman tetap jadi penyanyi gitu. Tetap jadi penyanyi. Pengen di depan, tapi ternyata Tuhan bilang, lu punya dua kelebihan. Gue kasih juga kok nulisnya gue kasih. Nulisnya kasih juga," ujar Mario.

Perjalanan Mario sebagai pencipta lagu semakin berkembang setelah Pesan Terakhir menjadi salah satu karya yang mencuri perhatian. Lagu tersebut menjadi karya pertama yang ia sebut sebagai titik awal perjalanannya sebagai songwriter.

"Lagu pertama itu Pesan Terakhir," kata Mario.

Namun, perjalanan sebagai penyanyi sempat membuat Mario berada di persimpangan. Ia pernah berpikir untuk meninggalkan karier sebagai performer dan lebih fokus menciptakan lagu di balik layar.

"Waktu itu gue bilang ke Anmes, Mek kayaknya gue nulis aja deh. Kata Ame gini, apa dia bilang? Itu ucapan tuh doa kata hati-hati loh. Lu jadi belakang layar beneran loh," tuturnya.

Keputusan itu akhirnya tidak benar-benar terjadi. Mario kembali mendapatkan momentum lewat Semata Karnamu, lagu yang sempat ia jadikan penentu apakah dirinya akan terus mengejar karier sebagai penyanyi.

"Semata Karnamu. Nah itu lagu terakhir yang waktu mau rilis bilang tuh. Kayaknya kalau ini gak naik juga gue bener-bener nulis aja deh. Ternyata ada jalannya," ungkap Mario.

Pengalaman sebagai songwriter juga membuat Mario punya pandangan tersendiri terhadap lagu yang ia ciptakan. Menurutnya, tidak semua lagu harus dibawakan sendiri karena setiap karya bisa menemukan penyanyi yang paling tepat untuk membawakannya.

"Tapi beberapa kali kejadian malah mikir, oh ternyata lagu tuh cari tuannya gitu loh," ucap Mario.

Pesan Terakhir menjadi salah satu contohnya. Lagu tersebut sebenarnya sudah disiapkan untuk dirilis oleh Mario, tetapi berbagai proses membuat rencana tersebut batal.

"Pesan Terakhir cerita baru itu tuh udah siap untuk Mario rilisin. Oke. Nah tapi emang ada aja kejadian yang bikin batal gak jadi rilis. Ada aja proses-proses yang kayaknya ini bukan di gue deh," jelasnya.

Selain menciptakan lagu, Mario juga terus aktif sebagai penyanyi lewat berbagai kolaborasi. Ia pernah berkolaborasi dengan Juan Reza melalui Baby Pelan Pelan dan Otak Di Mana, serta bekerja sama dengan Tohpati lewat Jejak Langkah yang Kau Tinggal.

Perjalanan Mario menunjukkan bahwa dirinya punya dua ruang dalam bermusik. Di satu sisi ia tetap ingin berada di depan layar sebagai penyanyi, sementara di sisi lain kemampuan menulis lagu membuatnya bisa terus berkarya dari balik layar.

(dar/dar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO