Newport Minta Maaf Usai Tukar Miras Gratis dengan Hafalan Surat Al Qur'an

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Ilustrasi konser musik dan agenda event di Bandung Desember 2022.
Foto: Istimewa
Jakarta - Gelaran festival musik tahunan The Sounds Project mendadak ramai diperbincangkan netizen di media sosial. Hal tersebut dipicu oleh beredarnya rekaman video di booth Newport yang memperlihatkan aktivitas pembagian minuman gratis yang ditukar dengan tantangan menyetorkan hafalan surat pendek Al-Qur'an.

Sontak, kejadian tersebut langsung memicu tanggapan beragam hingga gelombang kritik tajam dari publik.

Banyak pihak menyayangkan adanya penggabungan simbol keagamaan dalam aktivitas di lokasi festival musik, yang dinilai kurang pantas dan berpotensi menyinggung sensitivitas umat.

Menanggapi kehebohan yang terus meluas, manajemen Newport akhirnya merilis permohonan maaf secara terbuka pada Selasa (11/8/2026).

Klarifikasi resmi tersebut disampaikan langsung kepada seluruh umat Muslim, tokoh agama, serta masyarakat Indonesia atas ketidaknyamanan dan kegaduhan yang ditimbulkan.

Dalam keterangan tertulisnya, pihak Newport mengklarifikasi bahwa aksi bagi-bagi minuman dengan tantangan hafalan Al-Qur'an tersebut sama sekali tidak pernah direncanakan, dikonsep, atau diperintahkan oleh manajemen brand.

"Newport perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi," ungkap pernyataan resmi Newport yang diterima detikPop, Selasa (11/8/2026).

Pihak brand menyesalkan situasi di lapangan yang tidak terkendali dengan baik, sehingga pengunjung dapat mengambil alih alat pengeras suara (mikrofon) dari pembawa acara (MC).

"Kami menyesal adanya kelemahan dalam pengawasan terhadap pengunjung yang bisa mengambil alih mic dari MC di lapangan, sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi," terangnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen Newport menegaskan telah mengambil tindakan tegas terhadap personel serta mitra yang bertugas pada saat acara berlangsung. Evaluasi internal secara menyeluruh juga langsung dijalankan.

Pihak Newport menegaskan rasa hormat mereka terhadap nilai-nilai agama, adat istiadat, serta etika yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia. Insiden di The Sounds Project ini diakui menjadi bahan refleksi mendalam dan peringatan keras bagi internal perusahaan.

"Kejadian ini merupakan peringatan keras sekaligus bahan refleksi mendalam bagi kami untuk segera merumuskan standar operasional secara lebih ketat, dengan menempatkan aspek kehormatan terhadap nilai religi, adat istiadat, serta etika kemasyarakatan sebagai landasan. Manajemen Newport berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa mendatang," tegasnya.

Sebelumnya, pihak promotor The Sounds Project sempat merilis pernyataan sikap resmi. Mereka mengaku turut marah, kecewa, serta mengecam keras insiden tersebut.

Dalam keterangan resminya di Instagram, penyelenggara The Sounds Project menyampaikan bahwa mereka membutuhkan waktu sebelum merilis pernyataan publik untuk memastikan fakta di lapangan secara cermat.

"Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun," tegas pihak The Sounds Project.

Pihak promotor juga menggarisbawahi bahwa aksi provokatif di booth Newport murni berada di luar arahan maupun persetujuan tim penyelenggara.

"Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, menoleransi bentuk penistaan agama atau tindakan yang menyinggung SARA oleh pihak mana pun yang beraktivitas di area acara kami, termasuk sponsor dan mitra kerja sama," lanjut mereka.

Saksikan Live DetikPagi:



(pig/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO