×
Ad

Vitalia Lawan Arus Algoritma Lewat Single Retro Kamu Sedikit Gila

Atmi Ahsani Yusron - detikPop
Jumat, 31 Jul 2026 19:30 WIB
(Foto: dok. Sixtynine Music Factory) Penyanyi Vitalia rilis single retro Kamu Sedikit Gila.
Jakarta -

Penyanyi Vitalia resmi merilis single terbarunya berjudul Kamu Sedikit Gila secara serentak di seluruh platform streaming digital. Lewat single retro ini, dia mencoba melawan arus tren TikTok dan algoritma.

Vitalia mencoba menghidupkan kembali kehangatan musik era 60-70an lewat melodi, karakter vokal, dan storytelling dalam Kamu Sedikit Gila. Gak mau mentok pada formula algoritma apa yang lagi trending di media sosial saat ini.

"Musik yang baik itu gak mengenal usia. Selama melodinya kuat dan emosinya jujur, sebuah lagu akan selalu menemukan pendengarnya," kata Vitalia dalam rilis resminya diterima detikcom pada Jumat (31/7/2026) soal alasan kenapa memilih buat ambil jalur melawan arus.

Kamu Sedikit Gila merupakan karya cipta Janner Clay Siahaan yang memadukan aransemen retro dengan groove yang mengalun santai khas musik lawas. Liriknya ditulis dengan gaya ringan, jenaka, dan sedikit nyeleneh, menghadirkan sentuhan segar pada formula musik yang kental nuansa nostalgia.

Karakter vokal Vitalia yang khas, kuat, dan ekspresif menjadi elemen penting yang menghidupkan keseluruhan komposisi lagu ini. Perpaduan antara aransemen retro dan karakter vokal tersebut membuat lagu ini terasa autentik, bukan sekadar meniru gaya masa lalu.

Salah satu hal spesial dari Kamu Sedikit Gila adalah pengalaman mendengarkan lagunya dari awal hingga akhir. Ritmenya digubah buat bergoyang dan liriknya memancing senyum karena relatable.

Kamu Sedikit Gila menjadi karya terbaru dari penyanyi alumni SMAN 3 Setiabudi itu. Sebelum single ini, ia telah merilis sejumlah karya seperti Hadirmu, Cinta Tak Terbatas, dan Teman Hidup, yang masing-masing menunjukkan kematangan vokal sekaligus kecintaannya pada musik berkarakter kuat.

Vitalia berharap dapat menghadirkan warna baru di tengah industri musik yang terus berkembang. Ia ingin membuktikan musik klasik dengan sentuhan modern tetap mampu memikat telinga pendengar lintas generasi, tanpa kehilangan daya tariknya meski tren datang dan pergi.






(aay/mau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork