Aturan Tas Transparan di Konser Ariana Grande Bikin Fans Pusing
Dikutip dari The Mirror, aturan ini berlaku untuk 10 konser Ariana Grande yang digelar pada 15 Agustus hingga 1 September dalam rangkaian tur The Eternal Sunshine.
Pihak O2 mewajibkan seluruh barang bawaan dimasukkan ke dalam satu tas bening berbahan plastik, vinil, atau PVC. Ukuran maksimalnya 30 x 15 x 30 sentimeter. Kantong ziplock transparan juga diperbolehkan dengan ukuran maksimal 30 x 26 sentimeter.
"Kebijakan ini wajib dipatuhi untuk dapat masuk ke pertunjukan," tulis pihak O2 melalui akun X.
Aturannya juga cukup ketat. Tas transparan tidak boleh memiliki tulisan, motif, atau lapisan warna. Penonton juga tidak boleh memasukkan tas kecil lain ke dalam tas bening. Tas kosmetik ikut dilarang, meski isi kosmetiknya tetap boleh dibawa secara terpisah.
Pengecualian hanya diberikan untuk perlengkapan medis, kebutuhan aksesibilitas, perlengkapan orang tua dan anak, serta barang penting lainnya. Meski begitu, seluruh barang tetap akan melewati pemeriksaan keamanan.
Kebijakan ini langsung memicu pertanyaan dari para penggemar. Pasalnya, aturan tersebut lebih ketat dibandingkan kebijakan O2 Arena untuk acara lainnya yang masih mengizinkan tas kecil berukuran A4 tanpa aturan soal warna atau motif.
"Jika ini soal keamanan, mengapa aturan ini tidak diterapkan dalam setiap pertunjukan di O2?" tulis salah satu pengguna X.
Yang membuat fans makin bingung, tas transparan resmi yang pernah dijual saat Sweetener World Tour 2019 maupun produk r.e.m. beauty milik Ariana Grande justru berpotensi tidak lolos karena memiliki logo dan detail berwarna.
"Bisakah kami mendapat kepastian mengenai tas yang dijual Ariana sendiri? Tas itu memiliki tulisan, tetapi tidak menutupi bagian dalam," tulis seorang penggemar.
Di sisi lain, ada juga penggemar yang memahami kebijakan tersebut. Mereka mengaitkannya dengan tragedi bom bunuh diri usai konser Ariana Grande di Manchester Arena pada 2017 yang menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang.
"Saya tidak tahu mengapa orang bingung. Lihat apa yang terjadi di Manchester. Dia masih trauma," tulis seorang penggemar.
