Menang Awards, Toton Caribo Bangga Musik Indonesia Timur Kini Makin Didengar
Bagi Toton, pencapaian ini bukan sekadar soal trofi. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa karya-karya dari Indonesia Timur kini semakin diterima dan dicintai masyarakat luas.
"Ini agak keren. Karena jujur, kita dulu musisi-musisi Timur ini, apalagi saya pribadi, saya berjuang dulu dari Yogyakarta. Saya memang tinggalnya di Jogja, tetapi kita untuk diterima itu memang susah karena memang internet dan media tidak secanggih sekarang," ujar Toton Caribo di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (18/6/2026).
Toton mengenang masa-masa ketika lagu-lagunya hanya dikenal di lingkungan pergaulan yang terbatas. Namun, ia dan banyak musisi Timur lainnya memilih tetap bertahan dan percaya bahwa suatu saat karya mereka akan menemukan pendengarnya.
"Akhirnya yang tahu kita cuma mungkin teman-teman di pergaulan. Tetapi kita tetap fight, kita percaya bahwa semua ada waktunya untuk kita bisa didengar masyarakat luas. Akhirnya sekarang lagu-lagu Timur the best-lah, hampir semuanya sudah diterima masyarakat Indonesia," tambahnya.
Baca juga: Toton Caribo Siap Bikin Heboh Lewat Lagu CEO |
Kemenangan ini terasa semakin emosional karena datang setelah perjalanan yang tidak singkat. Gengs, Toton mengaku membutuhkan waktu sekitar 15 tahun untuk sampai di titik seperti sekarang.
"Jujur sangat di luar ekspektasi. Karena saya merasa bahwa lagu-lagu Timur pertama semuanya tuh keren-keren. Dan saya bisa mendapat kesempatan, perjuangan yang cukup lama, 15 tahun saya berjuang. Dan saya yakin bahwa setiap orang punya masa untuk sukses. Itu pasti ada," ungkapnya.
Selain dikenal lewat energi dan lirik yang dekat dengan keseharian, Toton juga menyoroti kekayaan musik Timur yang sulit dibatasi dalam satu genre. Menurutnya, musik dari kawasan tersebut justru lahir dari perpaduan berbagai warna musik yang saling melengkapi.
"Kalau untuk genre, karena musik Timur ini memang lagi banyak gabungan musik sebenarnya jatuhnya. Kalau untuk genre tersendiri, kita lebih ke kayak ada... Seperti lagu saya 'Ngapaen Repot' itu ada dari keroncong, habis itu reggae juga kita bisa masukin, dan hiphop rap juga ada. Jadi kalau mau dibilang fokus satu genre, lagu Timur itu masih luas, kalau semua genre kita bisa masuk sebenarnya," urainya.
