10 Lagu Terpopuler Spotify Indonesia Mei 2026
- 1. Sesi Potret - enau, Ari Lesmana
- 2. Jangan Paksa Rindu - Beda - Ifan Seventeen
- 3. Bersenja Gurau - Raim Laode
- 4. Iqro' - Raim Laode
- 5. Ada titik-titik di ujung doa - Sal Priadi
- 6. everything u are - Hindia
- 7. kota ini tak sama tanpamu - Nadhif Basalamah
- 8. Bahagia Lagi - Piche Kota
- 9. Monolog - Pamungkas
- 10. bergema sampai selamanya - Nadhif Basalamah
Berikut adalah daftar 10 lagu terpopuler di Spotify Indonesia per 25 Mei 2026.
1. Sesi Potret - enau, Ari Lesmana
Kolaborasi antara enau dan vokalis Fourtwnty, Ari Lesmana, berhasil menduduki posisi puncak klasemen Spotify Indonesia minggu ini. Lagu berjudul Sesi Potret menonjolkan perpaduan vokal khas Ari Lesmana dengan gaya penulisan lagu enau yang jujur dan sederhana.
Aransemen gitar akustik yang dominan memberikan nuansa intim, seolah membawa pendengar masuk ke dalam ruang percakapan personal yang tertangkap dalam sebuah bingkai foto.
Sejak dirilis, lagu ini mendapatkan atensi besar berkat liriknya yang menceritakan tentang upaya mengabadikan memori di tengah ketakutan akan kehilangan.
2. Jangan Paksa Rindu - Beda - Ifan Seventeen
Ifan Seventeen kembali ke jajaran Top 10 melalui proyek terbarunya yang berjudul Jangan Paksa Rindu. Lagu ini mengusung nuansa pop-ballad yang megah namun tetap membawa karakter vokal Ifan yang melankolis dan kuat.
Melalui lagu ini, Ifan mengeksplorasi sisi kedewasaan dalam menerima perpisahan, sebuah tema yang sangat dekat dengan basis penggemarnya sejak era grup musik Seventeen.
Lagu ini sering digunakan sebagai latar suara untuk konten bertema relasi di media sosial, yang secara langsung mendorong posisinya ke peringkat kedua.
Baca juga: BTS Terus Sinarkan Dunia |
3. Bersenja Gurau - Raim Laode
Raim Laode melanjutkan kesuksesannya di industri musik dengan rilisan terbaru berjudul Bersenja Gurau.
Setelah sempat viral dengan karya-karya sebelumnya, Raim Laode kembali membawa tema nostalgia dan keindahan alam dalam liriknya yang puitis.
Lagu ini menggambarkan suasana senja sebagai waktu untuk berefleksi dan bersyukur, dibalut dengan melodi pop-folk yang ringan namun memiliki cengkok vokal yang khas.
4. Iqro' - Raim Laode
Tidak hanya satu, Raim Laode berhasil menempatkan dua lagu sekaligus di jajaran lima besar melalui lagu berjudul Iqro'.
Berbeda dengan Bersenja Gurau, lagu ini memiliki muatan filosofis dan spiritual yang lebih mendalam, merujuk pada makna "bacalah" sebagai ajakan untuk memahami tanda-tanda kehidupan.
Raim Laode menggunakan metafora yang cerdas dalam liriknya, membuat lagu ini terdengar universal bagi berbagai kalangan pendengar.
5. Ada titik-titik di ujung doa - Sal Priadi
Sal Priadi kembali memperlihatkan kepiawaiannya dalam merangkai judul lagu yang panjang dan lirik yang teatrikal melalui Ada titik-titik di ujung doa.
Lagu ini merupakan bagian dari eksplorasi artistik Sal yang terus berkembang, menggabungkan elemen pop eksperimental dengan gaya vokal yang ekspresif.
Narasi lagu ini berkisar pada harapan-harapan yang sulit diucapkan namun tetap dipanjatkan secara diam-diam.
6. everything u are - Hindia
Hindia, proyek solo dari Baskara Putra, kembali masuk ke tangga lagu melalui everything u are. Lagu ini menandai kembalinya penggunaan lirik bahasa Inggris oleh Hindia, yang dipadukan dengan aransemen musik pop-indie yang upbeat namun tetap memiliki sisi emosional yang rapuh.
Lagu ini menceritakan tentang penerimaan atas segala kekurangan pasangan sebagai bagian dari keutuhan identitas mereka.
everything u are dipandang sebagai jembatan bagi Hindia untuk menjangkau audiens yang lebih luas tanpa kehilangan identitas khasnya.
7. kota ini tak sama tanpamu - Nadhif Basalamah
Nadhif Basalamah kembali mengukuhkan diri sebagai raja lagu galau melalui rilisan bertajuk kota ini tak sama tanpamu.
Lagu ini mengangkat tema kerinduan akan seseorang di tengah suasana kota yang terus berubah, sebuah narasi yang sangat lekat dengan identitas musik Nadhif selama ini.
Aransemen piano yang dominan memberikan ruang bagi vokal lembut Nadhif untuk menyampaikan kesedihan secara maksimal.
8. Bahagia Lagi - Piche Kota
Musisi pendatang baru Piche Kota membuat kejutan dengan masuk ke jajaran Top 10 melalui lagu Bahagia Lagi.
Lagu ini menawarkan nuansa pop yang lebih ceria dan optimis di tengah dominasi lagu-lagu melankolis pada tangga lagu minggu ini.
Liriknya yang sederhana namun penuh semangat tentang bangkit dari kesedihan membuat lagu ini cepat diterima oleh pendengar muda.
9. Monolog - Pamungkas
Lagu Monolog milik Pamungkas kembali masuk ke jajaran sepuluh besar setelah mengalami lonjakan popularitas.
Meski bukan lagu baru, Monolog membuktikan kualitasnya sebagai lagu yang tak lekang oleh waktu dengan lirik yang sangat berkaitan dengan perasaan cinta yang tak tersampaikan.
Kembalinya Monolog ke tangga lagu juga dipengaruhi oleh tren nostalgia di kalangan pendengar gen Z.
10. bergema sampai selamanya - Nadhif Basalamah
Menutup daftar sepuluh besar, Nadhif Basalamah kembali mencatatkan namanya dengan lagu bergema sampai selamanya.
Berbeda dengan lagu sebelumnya yang lebih melankolis, lagu ini memiliki nuansa pop-atmosferik yang lebih luas dan megah.
Liriknya menceritakan tentang janji cinta yang abadi dan harapan agar perasaan tersebut tetap hidup melampaui waktu.
(ahs/dar)











































