Era Baru D'Masiv, Kini Gandeng Musisi Dunia Ryan Benyo

Pingkan Anggraini
|
detikPop
DMasiv mengklarifikasi rumor bubar setelah hilangnya unggahan di Instagram. Mereka memperkenalkan logo baru dan berstatus sebagai band independen.
Foto: Instagram @dmasiv
Jakarta - Guys, D'Masiv sudah ketok palu nih, kali ini mereka memulai era baru sebagai band independen setelah berpisah dari Musica Studios. Yup, sudah ada beberapa musik yang D'Masiv rilis sebagai bentuk perubahan sebagai band indie nih.

Gak cuma jadi band indie aja, grup yang digawangi Rian Ekky Pradipta, Kiki, Nurul Damar, Rayyi, dan Wahyu itu juga mulai melebarkan sayap dengan ambisi menembus pasar internasional. Salah satunya dengan merilis lagu berbahasa Inggris, On Our Own yang diproduseri oleh Ryan Benyo.

"Diproduseri sama Ryan Benyo, tiga lagu kita sudah rekaman. Dan salah satunya adalah lagu On Our Own ini. Kenapa kita memilih lagu ini? Karena buat D'Masiv ini seperti mewakili era baru D'Masiv, di mana kita sekarang mandiri tapi gak bisa sendiri," kata Rian dalam jumpa pers di Halte Transjakarta Tosari, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Nah kalau kamu belum tahu Ryan Benyo, dia adalah musisi kelas dunia yang pernah bekerja sama dengan sejumlah musisi internasional seperti Parachute, Sheppard, Lisa Loeb, hingga The Aces.

"Pengalaman kita kemarin kerja sama sama Ryan Benyo, itu produser muda yang pernah menjadi produser Far East Movement, terus Sheppard, terus Lisa Loeb gitu-gitu ya," ungkap Rian.

Gak berhenti sampai situ aja, D'Masiv juga mendapat dukungan dari A&R Worldwide, perusahaan pengembangan artis internasional yang disebut pernah membantu pengembangan awal karir Coldplay, Adele, Katy Perry, Jessie J, dan Muse.

Nah dalam waktu dekat D'Masiv juga bakal rekaman di luar negeri buat next project mereka.

"Dan kita rencananya setelah kemarin rekaman di Burbank, California, nanti tanggal 2 Juni kita berangkat ke London untuk rekaman di Abbey Road Studios dan REX Studio melanjutkan rekaman untuk materi album kita yang akan rilis awal tahun 2027," tutur Rian.

Memasuki era baru ini, D'Masiv juga memperkenalkan logo baru dengan simbol pesawat kertas di antara nama band mereka. Menurut Rian, simbol pesawat kertas melambangkan sesuatu yang sederhana, tetapi bisa diterbangkan ke mana saja.

"Akhirnya kita menentukan bahwa ada satu ikon, satu simbol di logonya D'Masiv, yaitu di bagian apostrof-nya itu diubah menjadi paper plane atau pesawat kertas. Kenapa pesawat kertas? Karena buat kita pesawat kertas itu adalah satu hal yang sederhana, yang bisa kita terbangkan ke mana pun," tutur Rian.


(pig/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO