Sal Priadi Isi OST Film Monster Pabrik, Satir soal Orang yang Gila Kerja
Sal menceritakan proses kreatif di balik lagu tersebut. "Ya ini satu, sebagai seorang penulis lagu dan penyanyi ini bisa dibilang salah satu proses membuat lagu yang paling dahsyat," kata Sal Priadi.
Sal mengungkapkan ide awal lagu tersebut muncul secara spontan saat proses syuting. Kala itu, ia tengah menyiapkan sebuah adegan sebagai karakter Rudi.
"Di dalam scene-nya, peran yang aku mainkan, Rudi, ada satu adegan menyanyikan sedikit bait lagu sambil bergumam. Terus tiba-tiba Mas Edwin (sutradara) datang dan bilang, 'Lagu ini kita bikin full-nya aja.' Wow, no pressure ya guys. Bahasa dia 'kita', alias lo aja," ungkapnya sambil tertawa.
Menurut Sal, pengalaman ini menjadi salah satu proses paling menantang dalam karier bermusiknya. Ia mencoba membayangkan situasi dalam film untuk menerjemahkannya ke dalam lagu.
"Terus akhirnya aku coba untuk membayangkan situasi yang ada di dalam filmnya sebagai perannya, sebagai pesan-pesan yang mau disampaikan," jelasnya.
Tak hanya dari sisi penulisan, pendekatan musik dalam lagu ini juga berbeda dari karya-karya Sal sebelumnya. Ia mengaku bekerja dengan produser musik elektronik untuk menghadirkan nuansa industrial.
"Ini juga pengalaman aku pertama kali bekerja dengan seorang produser musik elektronik. Kami berusaha menyampaikan gagasan soal bunyi-bunyian industrial, suasana pabrik, ada langkah kaki," tuturnya.
"Biasanya pendekatannya mulai dari gitar atau piano. Tapi kali ini kita mulai dari soundscape, dari bunyi-bunyian yang bisa menangkap situasi filmnya," lanjut Sal.
Dalam penulisan lirik, Sal mengaku terinspirasi dari semangat kebersamaan para pekerja, sekaligus menyisipkan kritik sosial.
"Dan ketika ditulis liriknya, muncul lirik-lirik yang rasanya seperti marching, solidaritas, kebersamaan para pekerja menghadapi situasi yang terjadi. Berkaitan juga sama overwork," katanya.
Ia juga memainkan unsur satir lewat judul lagu yang terinspirasi dari lagu anak-anak. "Terus wordplay dari judulnya, Kepala Pundak Kerja Lagi, kita mainkan dari judul anak-anak. Ini bentuk satir yang aku coba lakukan," tambahnya.
Dalam film ini, Sal memerankan karakter Rudi, seorang pekerja pabrik yang mulai menyadari adanya kejanggalan di tempatnya bekerja.
"Rudi adalah pekerja keras, tapi karena dia melihat keganjilan-keganjilan di pabrik, akhirnya dia masuk mencari tahu misteri apa yang ada di balik kisah-kisah aneh di dalam pabrik ini," jelas Sal.
Film Monster Pabrik Rambut (judul internasional: Sleep No More) merupakan karya terbaru sutradara Edwin dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.
Selain Sal Priadi, film ini juga dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Rachel Amanda, Lutesha, hingga Didik Nini Thowok.
Kisahnya mengikuti Putri yang kehilangan ibunya setelah bekerja tanpa henti. Bersama sang adik, ia berusaha mengungkap misteri sosok hitam yang diduga menjadi penyebab kematian tersebut di sebuah pabrik penuh teror.
