Pro Kontra Penampilan no na di Rollerblade

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Teaser Rollerblade dari no na yang bikin banyak orang penasaran. Banyak part lokalnya.
Foto: Instagram @nonawav
Jakarta - no na baru saja merilis single Rollerblade bareng video klipnya. Rollerblade berhasil menjadi sebuah karya yang memadukan musik reggae, dangdut, dan tone gamelan dalam satu balutan yang catchy khas no na.

Lirik yang no na ceritain di Rollerblade juga menggambarkan Indonesia banget. Memang gak ada yang kurang, apalagi no na hadir di pasar internasional dengan membawa warna Indonesia yang kental.

Sama hal nya dengan karya no na sebelumnya, Work yang dirilis awal 2026, Rollerblade juga mendapat sambutan yang epik dari publik. Video musik Rollerblade ditonton lebih dari 1,8 juta setelah 1 pekan perilisannya.

Banyak yang bilang, pencapaian no na di Rollerblade ini bahkan melebihi Work.

Tapi, memang terkadang di tengah sebuah popularitas seseorang, ada aja pro kontranya.

Di media social lagi banyak banget yang bahas no na. Ada yang gak setuju dan menghujat Baila, Esther, Shaz dan Christy loh.

Mereka semua terfokus pada Rollerblade yang digadang-gadang menonjolkan musik gamelan banget. no na disebut gak pantas menggabungkan itu dengan pakaian mereka yang dianggap gak sesuai dengan budaya Indonesia.

Tapi, gak sedikit juga yang membela no na dengan penjelasan bahwa budaya Indonesia selama ini datang dari Eropa.

"Kalau dibandingkan dengan tarian Ronggeng atau Jaipong apakah pakaian-pakaiannya mencerminkan budaya yang dimaksud? Bukannya perempuan semasa sebelum kemerdekaan menggunakan kemben? Budaya seperti apa yang dimaksud?" tegas salah satu akun yang membela no na.

Meski menuai pro dan kontra, banyak orang juga merasa karya no na sekarang menjadi pembuktian mereka bahwa Indonesia juga bisa menyentuh pasar dunia. Semangat no na!


(pig/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO