Penyanyi Cilik Annisa Dalimunthe Angkat Identitas Indonesia di Perantauan

Dicky Ardian
|
detikPop
Annisa Dalimunthe
Foto: Annisa Dalimunthe
Jakarta - Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe kembali merilis karya terbaru berjudul Merah Putih Gemilang. Lewat lagu ini, Annisa membawa pesan kuat soal nasionalisme, khususnya untuk masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Di tengah derasnya pengaruh budaya global, Annisa hadir dengan konsep berbeda. Bersama orang tuanya, ia ingin menanamkan rasa cinta Tanah Air sejak dini melalui karya musik yang dekat dengan kehidupan diaspora Indonesia.

Sang ibu, Poppy Aulia, menjelaskan produksi video klip ini jadi bagian dari upaya tersebut.

"Hari ini kita membuat video klip tentang lagu Merah Putih Gemilang, yang menceritakan bahwa Indonesia adalah rumah kita, tempat kita berkumpul," ujarnya.

Hal serupa disampaikan ayah Annisa, Tom Becker Dalimunthe.

"Walaupun kita tidak tinggal di Indonesia, kita harus tetap ingat bahwa kita orang Indonesia. Jangan sampai lupa akar budaya kita. Ini juga cara mengenalkan nasionalisme kepada anak," jelasnya.

Meski lahir dan besar di Malaysia, Annisa tetap dibesarkan dengan identitas Indonesia. Keluarganya menggunakan Bahasa Indonesia di rumah dan rutin pulang ke Tanah Air.

"Dalam setahun kita bisa pulang sampai 12 kali, hampir setiap bulan. Paspor tetap Indonesia, dan di rumah kita selalu pakai Bahasa Indonesia," tambah Tom.

Lagu Merah Putih Gemilang sendiri merupakan karya musisi Catur. Liriknya mengangkat pesan agar masyarakat Indonesia tidak melupakan jati diri, terutama menjelang momen nasional seperti Hari Pancasila dan Hari Kemerdekaan.

Dari sisi visual, video klip ini mengambil lokasi di Taman Mini Indonesia Indah. Nuansa merah putih, kostum tradisional, hingga kehadiran marching band dipilih untuk memperkuat kesan patriotisme.

"Kita ingin bukan hanya liriknya saja yang Indonesia, tapi visualnya juga terasa Indonesia banget," ujar Poppy.

Tom bahkan membayangkan lagu ini bisa dinyanyikan secara massal.

"Kita bayangkan reff-nya bisa dinyanyikan di GBK, satu stadion ikut nyanyi. Bahkan bisa juga dibawakan dengan marching band di Istana," katanya.

Dalam proses produksinya, Annisa juga dibimbing oleh drummer Ikmal Tobing yang memberi sentuhan aransemen modern dan upbeat.

Di usia tujuh tahun, Annisa sudah menunjukkan minat besar di dunia musik. Ia aktif belajar vokal sejak usia lima tahun dan kini juga menekuni sekolah musik di Malaysia, termasuk di bawah bimbingan Mark Adam.

"Iya aku senang nyanyi," ujar Annisa.

"Aku memang suka lagu yang senang-senang," sambungnya.


(dar/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO