Masih ingat konser Laleilmanino di Istora Senayan pada Oktober 2025? Ya, konser itu penuh dengan kebahagiaan, cinta, air mata dan senyuman untuk Vidi Aldiano.
Vidi Aldiano menjadi salah satu penampil di konser itu dan menyapa semua yang sudah lama menunggunya.
Kala itu Vidi Aldiano berjalan pelan-pelan, sambil sedikit menari-nari. Ia menghibur meski kadang suaranya terdengar kabur. Tapi jangan salah, penampilannya sungguh memukau.
Saat itu Vidi Aldiano berbincang dengan Nino, salah satu komposer dari Laleilmanino. Membahas soal kehidupan, pengalaman, cerita kawan lama, karya musik, dan cinta.
"Ini serius, jujur, gue bangga, bangga banget, berbelasan tahun gue bangga banget lo bisa sampai di titik ini bersama Ilman dan Lale, membahagiakan banyak orang, dan gue sebagai teman benar-benar ngerasa bangga banget," kata Vidi Aldiano ke Nino, Lale, dan Ilman di panggung.
Sesekali juga Vidi Aldiano menahan tangis, apalagi ketika ribuan penonton di Istora Senayan dipandu Nino untuk memanggil dan menyemangatkannya.
"Stop ya, lo bikin gue nangis ya entar," kata Vidi Aldiano ke Nino sambil tersenyum dan memastikan air matanya tidak menetes.
Baca juga: Vidi Aldiano Meninggal Dunia |
Penampilan Vidi bersama Laleilmanino itu seakan melepas rindunya kembali ke panggung, bertemu penggemar musiknya dan melantunkan lagu-lagu cinta. Ia sempat menyanyikan lagu Definisi Bahagia yang sempat membuatnya menangis.
Lagu itu membawa Vidi menari seakan tubuh terasa begitu ringan. Menggenggam erat tangan Reza Chandika dan Rendha Rais yang ikut meramaikan panggungnya malam itu.
Ya, lagi-lagi, begitu banyak cinta diberikan untuk Vidi Aldiano malam itu.
"Semuanya teriak We Love You Vidi!" kata Reza dan kemudian diikuti para penonton.
"Gak usah banyak tanya lagi, satu Istora sayang sama lo, semua! Kita semua sahabat-sahabat lo pasti akan mendukung apa yang lo lagi jalanin," sambung Nino menatap tajam ke arah Vidi Aldiano.
Vidi begitu ceria malam itu. Bernyanyi, bercanda, tertawa dan menghibur seperti biasanya.
Kini Vidi Aldiano telah meninggal dunia dalam usianya yang ke 35 tahun. Ia mengembuskan nafas terakhir pada 7 Maret 2026 dan akan dimakamkan pada 8 Maret 2026 di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Selamat jalan Vidi Aldiano!
(pig/aay)